Arema Butuh Sponsor Besar


Saat klub-klub masih sibuk mencari modal untuk mengoleksi pemain, Arema sudah mempunyai tim lengkap, 23 pemain sudah teken kontrak dan menyedot dana Rp 14 miliar ketika tim belum mempunyai sumber dana jelas. Setelah lepas sepenuhnya dari PT Bentoel, Arema praktis hanya mengandalkan pemasukan dari sponsor. Pada ISL 2009/10 lalu, Singo Edan masih disuntik Rp 7,5 miliar dari PT Bentoel.

Musim ini, subsidi dari perusahaan rokok itu dihentikan. Praktis, Arema harus memenuhi kebutuhan secara mandiri. Padahal, kebutuhan untuk musim mendatang dipastikan naik karena Arema Indonesia bertarung di tiga kompetisi, yakni ISL, Piala Indonesia (PI) dan Liga Champion Asia (LCA). Diperkirakan total kebutuhan Arema minimal Rp30 miliar.

Hingga kini, Arema baru mendapatkan pemasukan ‘recehan’, yakni dari Lotto dan pemakaian hang tag. Lotto hanya menyediakan kebutuhan kostum dan pernik untuk pemain, sedangkan pemberlakuan hang tag atau royalti pada apparel berlogo Arema baru memberi pemasukan Rp 500 juta sejak diberlakukan Maret 2010 lalu.

Memang, Arema bisa menarik uang dari penjualan tiket yang rata-rata memberikan pemasukan kotor sekitar Rp 800 juta per pertandingan atau sekitar Rp 10 miliar per musim. Juga hak siar Rp 30 juta per pertandingan. Tetap saja Arema butuh sponsor besar.

“Belum ada sponsor utama yang resmi bekerjasama dengan Arema. Kita masih negosiasi, tapi optimistis akan mendapatkannya. Tapi kalau sponsor pendukung sudah ada,” kata Direktur Bisnis PT Arema Indonesia Siri Nurzanah.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Arema Indonesia Andi Darussalam Tabusala mengatakan, sejauh ini belum ada deal dengan sponsor. Tapi dirinya yakin brand yang dimiliki Arema mampu menyedot sejumlah perusahaan untuk berinvestasi dengan bentuk sponsorship.

“Sejauh ini belum (deal dengan sponsor). Tapi mungkin dalam waktu dekat. Targetnya bukan hanya perusahaan lokal di Malang, tapi sudah dalam lingkup global. Untuk sementara manajemen yang akan menalangi kebutuhan tim,” kata Andi.

Klub ‘independen’ seperti Arema, menurutnya, dituntut cerdas dan professional dalam mencari sumber dana. Beda halnya dengan tim perserikatan yang tinggal mengajukan anggaran ke pemerintah. Dengan bekal predikat sebagai tim bergengsi, Andi percaya langkah Arema menggaet sponsor sangat terbuka. (Okezone)

Iklan

4 pemikiran pada “Arema Butuh Sponsor Besar

  1. Ping balik: Tweets that mention Arema Butuh Sponsor Besar « Blog Ongisnade -- Topsy.com

  2. Coba gunakan koneksi Along + Ridhuan untuk melobi konglomerat Singapore!!! Lumayan tuh… Kalo cari sponsor dalam negeri dengan beban segitu sedikit susah sepertinya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s