Belum Gajian, Pemain Sambat ke Robert


Belum terbayarnya gaji bulan Juni dan bonus juara ISL 2009/10 hingga menjelang semifinal lawan Persik Kediri membuat head coach Arema Indonesia Robert Alberts gerah. Pelatih asal Belanda ini risih karena hampir setiap hari disambati pemainnya. Sehingga ia pun sulit membangun motivasi pemain karena bingung dengan kepastian gaji dan bonus itu.


(foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)

Melihat kenyataan ini, secepatnya Robert melayangkan surat ke manajemen untuk meminta garansi adanya kepastian pembayaran gaji, bonus, plus perpanjangan kontrak 11 pemainnya yang akan berakhir pada 31 Juli.

Robert mengatakan, saat ini konsentrasi pemainnya sedikit terganggu. Mengingat pemainnya selalu menanyakan terhadap dirinya kapan gaji dan bonus juara super league dibayarkan manajemen.

“Saya bisa memahami perasaan pemain. Saya berharap manajemen segera bertindak dengan memberikan kepastian soal pembayaran hak pemain dan dirinya,” kata Robert Alberts.

Perlunya kepastian kontrak baru bagi Robert dan 11 pemainya yang berakhir Juli serta kepastian pencairan gaji dan bonus super league merupakan kebutuhan mendasar bagi pemain.

Ini diperlukan karena laga final akan dilangsungkan pada 1 Agustus. Apabila perpanjangan kontrak ini tidak dilakukan, tentunya akan timbul persoalan seandainya Arema masuk final. Pemain yang tampil di final bisa jadi ilegal tanpa ikatan kontrak.

Selain itu, Robert juga mengutarakan rasa iri dengan tim Sriwijaya FC yang telah menerima bonus sekitar Rp 350 juta setelah masuk ke babak semifinal. Adanya bonus ini tentunya membangkitkan semangat pemain, agar bisa bermain maksimal di laga semifinal.

Meski demikian, Robert berharap, pemainnya bisa berbesar hati. Di tengah gaji dan bonus yang belum terbayar, pemain tim berjuluk Singo Edan ini tetap menunjukkan semangatnya sebagai pemain sepak bola sejati.

Artinya pemain Arema menunjukkan bahwa bertanding menghadapi Persik merupakan pertaruhan harga diri. Siapa yang nantinya menang dalam laga tersebut tentunya pemain memiliki kebanggaan tersendiri.

“Jadi, saat ini saya sangat bangga kepada pemain dan diri saya sendiri,” terang mantan pelatih Serawak FC (Liga Malaysia) ini.

Asisten manajer Arema Rudi Soesamto mengatakan, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti keinginan Robert untuk memperpanjang kontraknya serta beberapa pemain yang berakhir 31 Juli.

Hanya saja, perpanjangan ini melihat dulu Arema masuk final Piala Indonedia atau tidak. Jika masuk final, PT Arema Indonesia sudah siap melakukan perpanjangan kontrak untuk satu hari. Ini dilakukan untuk memberikan kepastian terkait status pemain.

“Ya kami akan buatkan surat perjanjian secara tertulis, biar status pemain legal,” katanya. (Jawapos)

Iklan

9 pemikiran pada “Belum Gajian, Pemain Sambat ke Robert

  1. Ping balik: Match Preview dan Head to Head Semifinal Piala Indonesia 2010: AREMA vs PERSIK | ONGISNADE

  2. Ping balik: MENUJU FINAL !!! « 4rem4's Blog

  3. Ping balik: Head To Head Arema Indonesia vs Persik (Kuota Tiket Bertambah)IndonesianSoccer.Com | IndonesianSoccer.Com

  4. sebaiknya di percepat kontrak para pemain
    dan segera adanya perombakan menejemen yng memeng mengerti sepak bola dll
    spt yng dikatakan robert shg g amburadul.

  5. Ping balik: Prestasi di Saat Krisis: Dua Bulan Belum Gajian, Pemain Sampai Cari Utangan | ONGISNADE

  6. kok perpanjangan kontraknya cuma satu hari??????

    brarti emang g mempertahankan winning team y :)

  7. sebaiknya di ganti saja manajeman y klu sudah gak sangup meminpin Arema…………… Mendindan Mr Robert aja yang menjadi manajemen.

  8. kenapa musti mikir dua kali sih untuk memperpanjang kontrak…bukti udah nyata broooo…kalo emang manajemen bener2 serius dan serius untuk mempertahankan serta memuaskan sebagian besar AREMANIA bahkan mungkin maniak bola indonesia bikin kepastian pada pelatih,pemain,semua elemen yang membawa AREMA INDONESIA juaraaa untuk tetap ada di AREMA INDONESIA bagaimana pun caranya usahakan jika memang manajemen bener2 mendengar suara kami AREMANIA…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s