Ironi Pemain Muda Arema


Arema Digjaya
Sebenarnya konsep Arema di awal tahun sudah baik, namun karena ada pergantian pelatih maka konsep itu tidak sesuai rencaya dan malah sebaliknya agak amburadul. Perlu diingat bahwa “young guns” yang diinginkan manajemen merupakan harapan baru yang belum pernah ada di Liga Indonesia. Entah karena apa para pemain muda Arema malah melempem tidak sesuai dengan keinginan kita, ini merupakan catatan bagi kita di Indonesia bahwa pemain muda belum bisa seperti pemain muda di kancah liga-liga Eropa yang mulai mendominasi.

Berkaca dari itu kalau sekarang Arema mau beli pemain jadi-pun, masih sulit rasanya untuk mewujudkan ambisinya mengejar poin dan menjadi juara ISL, mengingat semua peserta ISL juga memperbaiki tim masing-masing, namun kita AREMANIA tidak berhenti sampai disini dalam berjuang memberikan dukungan kepada Arema untuk menjadi tim yang terbaik dan juara ISL, juga turut memberikan masukan demi kedigjayaan Arema di pentas sepak bola tanah air.

Arema sebagai tim swasta dengan didukung materi yang berlimpah bisa mengambil makna dari ISL di tahun pertamanya ini, demi mewujudkan ambisi sebagai tim terbaik di kancah Liga Indonesia pada tahun berikutnya.

Masukan untuk tahun (musim) depan adalah kalau pemain jadi bisa dibeli sebelum awal kompetisi akan lain ceritanya, bahkan mungkin Arema lebih disegani dan digjaya di pentas sepak bola Indonesia.

Salam Satu Jiwa Arema

dikirim oleh:
Roni
ronni@telkom.net

ONGISNADE.NET - Media Online Arema Malang & Aremania

4 pemikiran pada “Ironi Pemain Muda Arema

  1. sebenarnya Arema saat dipegang oleh Miroslav janu (Mijan) itu sudah awal yang sangat bagus, mengingat Mijan sebagai pelatih yang mengutamakan kedisiplinan tinggi khas Eropa timur. Sebenarnya sangat membantu untuk membangun pondasi pemain-pemain muda mulai dari Akademi Arema hingga ketingkat senior. keberhasilan Arema Jr U-18 menjuarai LRN Piala Soeratin termasuk kontribusi Mijan.

  2. sebenarnya Arema saat dipegang oleh Miroslav janu (Mijan) itu sudah awal yang sangat bagus, mengingat Mijan sebagai pelatih yang mengutamakan faktor kedisiplinan tinggi khas Eropa timur.

  3. sebenarnya Arema saat dipegang oleh Miroslav janu (Mijan) itu sudah awal yang sangat bagus, mengingat Mijan sebagai pelatih yang mengutamakan faktor kedisiplinan tinggi khas Eropa timur.

  4. wiz celok mijan meneh ae wiz.
    gusnul katrok,wiz wayah e pensiun.
    lek pgn pemain muda arema jadi berkualitas panggil mijan kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s