Nurdin Halid Tetap Pimpin PSSI


Episode baru polemik asosiasi sepakbola Indonesia (PSSI) segera dimulai. Setelah berkunjung ke Swiss namun “batal” bertatap muka langsung dengan Presiden FIFA, Sepp Blatter pekan lalu, rombongan delegasi PSSI yang terdiri atas Sekretaris Jenderal (Sekjen) Nugraha Besoes, anggota Exco AFC Dali Taher, Ketua Komisi Disiplin (Komdis) Hinca Panjaitan, Ketua Bidang Legal Syarif Bastaman, serta Direktur Status, Alih-Status dan Transfer Pemain Max Boboy mengklaim FIFA sudah menyetujui revisi Pedoman Dasar (PD) PSSI.

Artinya, Munaslub yang akan segera digelar setelah ada instruksi kemudian dari FIFA, hanya mengagendakan pembahasan revisi pedoman dasar, tidak akan ada pergantian ketua umum, Nurdin Halid.

Anggota EXCO PSSI, Deli Taher menambahkan, ”FIFA sudah menerima klausul pasal kriminal. Masalah PD PSSI memang akan dibahas pada rapat itu. Munaslub untuk mengesahkan PD akan dilakukan setelah ada surat FIFA. Kondisi ini berlaku juga bagi munas untuk mengganti pengurus. Saat ini baru 45% anggota yang mengadopsi statuta baru FIFA,” ujarnya.

Menurut anggota komite eksekutif PSSI Mafirion, orang yang sudah bebas dari hukuman berhak mencalonkan diri menjadi ketua umum PSSI. “Dalam revisi pedoman dasar yang kami ajukan kepada FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional, Red), yang tidak boleh mencalonkan diri adalah orang yang sedang menjalani proses hukum dan hukuman,” tuturnya di kantor PSSI, Jakarta, kemarin (4/9).

Di sinilah Nurdin Halid bisa bersyukur karena mendapat kabar gembira. Menurut Besoes, pria yang kini mendekam di Rutan Salemba karena tersandung kasus penyulundupan gula impor ilegal, dan korupsi dana pengadaan minyak goreng juga impor beras Vietnam itu masih mungkin menjabat menjadi ketua umum PSSI karena FIFA diklaimnya tidak mempermasalahkan pasal kriminal.

Meski sudah diubah, bunyi pasal yang disebutkan Mafirion tersebut jelas berbeda dengan standar statuta FIFA. Standar statuta FIFA menyebut, orang yang tersangkut kriminal tidak boleh dipilih menjadi pengurus organisasi sepak bola. Bunyi pasal yang diungkapkan oleh Mafirion itu jelas tidak sesuai dengan standar statuta FIFA.

Apakah itu berarti draf revisi pedoman dasar PSSI tersebut sengaja mengakomodasi Nurdin? Jika aturannya demikian, setelah keluar dari penjara nanti Nurdin bisa mencalonkan diri lagi. Apalagi, sebelumnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Nugraha Besoes menyebut Nurdin boleh mencalonkan diri setelah keluar dari penjara.

(dari berbagai sumber, foto: pssi-football, goal)

Media Online Aremania Ongisnade.Net

Iklan

12 pemikiran pada “Nurdin Halid Tetap Pimpin PSSI

  1. nurdin bandit……apa sih yang istimewa dari dirimu????
    KORUPTOR GO TO HELL!!!
    PSSI kampret!!!
    penguruse edan kabeh.

  2. ancene…podo gak duwe etika..mosok ono bajingan dadi ketua umum olehraga, opo gak ono liane ?. PSSI memang lembaga paling kebal hukum yo..mana KPK yoopo iki, duit rakyat sing di gae bal-balan

  3. NURDIN HALID PANTAS DIMASUKKAN BUKU MURI KARENA MENJADI WAJAH ORANG TERTEBAL SEINDONESIA YANG GAK PUNYA MALU ,MOSOK NARAPIDANA PIMPIN ORGANISASI”APA KATA DUNIA”

  4. APA KATA DUNIA,BILA SEPAK BOLA INDONESIA DIPIMPIN BAJINGAN SEMACAM NURDIN HALID.ORANG INDONESIA YANG MASUK GUINESS BOOK RECORD DALAM KATEGORI ORANG MUKA TERTEBAL DIDUNIA YANG PIMPIN ORGANISASI SEPAK BOLA.SEHARUSNYA INDONESIA MALU PADA DUNIA,UDA PRESTASI GAK GEMILANG MALAH DITAMBAH LAGI KETUA SEPAK BOLANYA SEORANG BAJINGAN NEGARA.

  5. GMN NURDIN BS D PECAT SDGKN ORG D DLM TUBUH PSSI ANTEK2 NURDIN BANDIT SMUA,SAMPAI KIAMAT SEPAKBOLA INDONESIA G AKAN MAJU KL MAFIA KETUANYA……..”REVOLUSI PSSI ADALAH HARGA MATI”….BERSATULAH SEPAKBOLA INDONESIA…………KALAU PERLU SANTET AJA NURDIN PAKAI ILMU DAYAK……..AREMANIA TERUSLAH BERKREATIFITAS…….SALAM SATU JIWA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s