Merah Pasoepatiku, Biru Aremaniamu


Pasoepati - Aremania di Jerman

Kalimat itu terucap ketika penulis sebagai seorang suporter Pasoepati, bersama-sama dengan teman-temannya Aremania dari kota Malang, mengabadikan persahabatan mereka di depan stadion Allianz Arena, Muenchen, sesaat menjelang partai terakhir ajang Bundesliga antara tuan rumah FC Bayern Muenchen melawan Hertha Berlin SC, beberapa hari sebelum FC Bayern terbang ke Jakarta dalam rangka promosi tim dan sekaligus melakukan pertandingan uji coba melawan tim nasional Indonesia bulan Mei lalu.

Ya, persahabatan antara dua kelompok suporter Pasoepati dan Aremania tidak hanya terjadi di stadion Kanjuruhan Malang ataupun di stadion Manahan Solo saja, tetapi juga kebetulan terjalin di Jerman, ketika penulis sebagai anggota suporter Pasoepati dan beberapa orang temannya yang juga Aremania Campus Malang, mendapat kesempatan selama satu tahun untuk melakukan praktek dan kursus bahasa Jerman di negeri penutur aslinya.

Ya, negeri yang terkenal dengan minuman bir, serta sistem transportasi massal terbaiknya itu. Pun dengan negara bagian Bayern atau yang lebih dikenal dengan Bavaria, seakan identik dengan FC Bayern. Tim bertabur bintang yang bermarkas di kota Muenchen, kota terbesar ketiga di Jerman dengan jumlah penduduk sekitar 1,2 juta jiwa.

Dan pada hari Sabtu, 17 Mei itu juga, kota Muenchen penuh dengan atribut warna merah, khas FC Bayern. Ya, setelah pertandingan di Allianz Arena usai, ribuan suporter berbondong-bondong menggunakan U-Bahn atau kereta bawah tanah selama sekitar 10 menit menuju ke Marienplatz, tempat yang digunakan FC Bayern untuk merayakan gelar juara Bundesliga dan Piala Jerman, sekaligus acara perpisahan dari kiper Oliver Kahn dan pelatih Ottmar Hitzfeld di akhir musim 2007/2008 Bundesliga.

Spontan penulis dan rekan-rekannya merindukan suasana meriah seperti ini di kota Solo maupun di malang. Walaupun jauh dari tanah air, rasa rindu akan kampung halaman itu terobati ketika saat bertemu dengan teman-teman itu tiba, dan memasak bersama masakan Indonesia sebelum menuju ke Allianz Arena. Dan yang pasti tetap bangga mengenakan atribut masing-masing, merah khas Pasoepati dan biru khas Aremania.

Namun yang paling mengharukan, yaitu inti dari keakraban antara Pasoepati dan Aremania yang jauh di negeri orang. Walaupun tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan di Solo dan Malang, namun setidaknya jalinan itu nyata dan tidak hanya berupa kata-kata belaka. Satu contoh kecil kepada publik bola di Jerman , Muenchen khususnya, bahwa dua kelompok suporter besar di Indonesia juga bias duduk berdampingan dengan damai, seperti halnya suporter sepakbola di Eropa, baik di tribun maupun di luar tribun.

Danke schoen und auf Wiedersehen!

(sumber: pasoepati.net)

Media Online Aremania ONGISNADE.NET

Iklan

7 pemikiran pada “Merah Pasoepatiku, Biru Aremaniamu

  1. iya… kami bangga mempunyai guru arema…… nawak nawak pasti ingat itu spanduk yang kami gelar mengitari stadion ketika arema vs pelita solo…… dengan tour from solo with more love….. anjriiitt mrinding aku…….

  2. sebagai salah satu aremania ayas bangga dengan nawak-nawak imak yang mampu bersanding hunep keakraban dengan naker-naker Pasoepati…..
    Apalagi hal tersebut terjadi di salah utas negeri yang mempunyai team sepak bola terbaik di dunia….

    Ayas jadi ingat ketika ayas ikut tour ke Solo untuk membirukan stadion Manahan ketika Arema dijamu oleh Persis. Salah satu dirijen arek-arek Pasoepati berkata bahwa “Kita akan sambut kedatangan rekan-rekan Aremania, karena Aremania adalah saudara”.
    Ungkapan itu diungkapan sesaat setelah rombongan nawak-nawak Aremania disambut para Pasoepati atas kedatangannya di Solo untuk mendukung Singo Edan.

  3. subkhanallah
    ane makin takjub lihat keakrapan supporter ditanah air ini…..
    wallah, ane ikut merinding,,, apa lagi backgroundnya itu loh yang bikin ngiler…. :D

    Salam satu jiwa aremania
    demi persaudaraan supporter Indonesia

  4. Suatu kehormatan yg tak ternilai jika rekan2 Pasoepati menganggap kami sebagai guru,sahabat,rulud ewed.
    Mohon maaf jika Aremadiation telah mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku nawak2 hebak.Semoga persahabatan ini tetap terjaga di dunya maia dan dunya akheradh.
    SEMANGADH SATOE DJIWA….

  5. iaa.,.,
    semoga ini merupakan tonggak bangkitnya persepakbolaan kita.,
    karena peran suporter dalam sepak bola merupakan nyawa.,
    seandainya semua suporter di Indonesia memegang teguh ini.,
    gak BOdoNEKat!!!

  6. semoga tambah jaya aza dengan tbangkitnya semangat sepak bola ngalam,,,,,,,
    maju terus pantang mundur selalu kibarkan bendera lambang sinngah atribut warnah biru,,,,,
    hiduuup,,,,,,,,arema,,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s