Match Steward dan Lampu Stadion Kanjuruhan


Match Steward AremaKubu Arema tampaknya benar-benar mempersiapkan Superliga dengan serius dan terencana. Selain pada sektor pemain dan manajemen, pihak panpel Arema pun tidak ketinggalan menyambut ajang Superliga yang rencananya akan digelar 12 Juli mendatang. Jauh hari, panpel terus menyusun rangkaian program keamanan pertandingan kandang Arema. Salah satunya adalah rencana menambah jumlah personil match steward dari 50 personil menjadi 200 personil.

‘’Musim ini, panpel akan menambah personil match steward menjadi 200 personil. Match steward ini merupakan petugas sipil panpel. Hal ini salah satu langkah panpel dalam menyambut Superliga,’’ ujar ketua Panpel Arema, M. Muklis kepada Malang Post, kemarin (11/3).

Rencananya, personil match steward sebagian besar bakal bertugas di sektor sentelban. Selain itu, sebagian dari mereka juga bersiaga di pintu masuk dan tribun stadion. Khusus untuk match steward yang bertugas di setelban, mereka akan tetap harus menghadap para penonton. Dengan ditambahnya jumlah match steward, area setelban benar-benar steril sepanjang pertandingan.

Match steward termasuk “barang baru” di pentas Liga Indonesia, terlebih untuk match steward yang posisinya menghadap ke arah penonton. Karena selama ini sudah menjadi tradisi di Liga Indonesia bahwa aparat keamanan maupun match steward tidak mengawasi penonton melainkan ikut melihat pertandingan.

Beberapa musim terakhir, sudah beberapa klub di Liga Indonesia yang menggunakan jasa match steward, diantaranya adalah Persis Solo dan Arema Malang. Bahkan prosentase jumlah match steward di Arema semakin ditingkatkan. Ke depan diharapkan pos pengamanan di dalam stadion akan dilakukan oleh match steward, tanpa aparat kepolisian dan TNI. Tentu hal ini akan mengurangi kesan “sangar” dan “mencekam” di dalam stadion dengan kehadiran polisi dan TNI bersenjata.

Laga home Arema di Stadion Kanjuruhan
foto : salah satu partai home Arema

Dengan adanya match steward, keamanan di dalam stadion dikelola oleh suporter sendiri, karena match steward berasal dari elemen suporter, dalam hal ini Aremania.

Pada Ligina XIII lalu, Panpel Arema menurunkan 830 personil gabungan untuk partai big match. Jika laga biasa, jumlah personil di bawah angka tersebut.
Jumlah itu terbagi dari 600 personil TNI-Polri, 180 personil Pam Swakarsa dan 50 personil match steward (sipil). Plus, 10 ekor anjing K-9 bantuan dari Brimob dan TNI Angkatan Udara (AU) yang diposisikan di sektor-sektor penting stadion.

Sangat kontras memang apa yang telah dilakukan panpel Arema bila dibandingkan dengan pagelaran babak delapan besar Ligina XIII yang lalu, terutama di Stadion Brawijaya Kediri. Kita bisa lihat sendiri ketidakadaan match steward serta minimnya aparat keamanan di dalam stadion, padahal saat itu babak delapan besar.

Penambahan match steward itu, kata Muklis, juga bagian dari dukungan untuk memenuhi unsur persyaratan meraih Lisensi A Klub Profesional. Badan Liga Indonesia (BLI) menyatakan, dalam unsur infrastruktur, tim tidak hanya diwajibkan memenuhi stadion berstandar A, pemeliharaan stadion standar dan fasilitas media. Melainkan juga memiliki keamanan yang layak bagi penonton-perangkat pertandingan dan keamanan bagi tim tamu.

Terkait lampu Stadion Kanjuruhan Kepanjen yang bakal menjadi home base Arema, kubu Arema tampaknya tidak perlu risau karena stadion milik Pemkab ini memiliki daya penerangan iluminansi rata-rata 1282,500 Lux. Kepastian itu dikantongi Panpel Arema dan pihak pengelola Stadion Kanjuruhan hasil uji iluminansi melalui CV Sinar Elektra Mekatama.

‘’Fasilitas lampu, pengadaan ruangan dan kualitas lapangan Stadion Kanjuruhan sudah tidak masalah. Saat ini, panpel terus melengkapi beberapa poin seperti yang disyaratkan BLI. Selain soal keamanan, kami sedang jalan menyiapkan tribun khusus media yang diwajibkan BLI,’’ tambah M. Muklis. (*)

(*) sumber berita : malangpostnews.co.id, foto : de2x

15 pemikiran pada “Match Steward dan Lampu Stadion Kanjuruhan

  1. Percuma ono steaward klo tugase mek delak-delok tok…

    Buktine (ayas delok terus areman niam nang kanjuruhan), ono arek tawur gak digubris, malah nguya-nguyu tok, Tewur Pol !!!

  2. hmm…
    yang lalu buat pelajaran…
    kita harus bisa berbenah dan berubah…
    ayo nawak nawak…
    jangan tunggu tindakan dari elemen laen….
    biarkan mereka menyiapkan segalanya untuk menuju arah yang lebih baek…

    kita sendiri juga harus sibuk membenahi diri kita sebagai supporter AREMA…
    jadi gak usah saling tunjuk siapa yang salah…
    gak usah tunggu siapa yang bertindak..

    KITA HARUS BERTINDAK SENDIRI DAN MULAI DARI DIRI KKITA SENDIRI

    caranya?
    macem macem…
    dengan kita masuk antri, beli tiket, tidak memicu ataupun terlibat tawuran, lebih kreatif, inovatif, sopan,ramah, dan masih banyak lagi….

    dan yang terpenting….
    tetep bernyanyi bersorak berjoget dengan semangat sepanjang pertandingan perjuangan AREMA…kalah atauppun menang…
    kalo kita pengen di sejajarkan sama Liverpludian…
    bangganya bisa menjadi seperti mereka…
    :)

    ayo nawak…
    teriakkan dengan lantang “i walk beside you…AREMA…!!!”

    NolaB
    Aremania Garis Miring

  3. oyi sip gak katek aparat tapi kudu osi nangani kera kubam,ruwat,copet,nyawat2,dsb. Sing sigap match steward e. Tapi aremania yo kudu luweh sadar ker. Rusuh mergo bal balan duduk jamane, opomaneh ndik kandang singa lek osi no anarkis. Isin karo wong kewut,kodew karo anak2 ker. Kita harus beda ker dari tempat lain,oyi?

  4. gajayana oh gajayana,,,
    kapan AREMA balik ke gajayana :(

    tak pikir kalo kerja steward udah beres, AREMA bisa menerapkan sistem tribun tanpa pagar pembatas….
    saya pikir AREMANIA bisa tertib tanpa pagar pembatas.
    Biar semua orang pada tau, kalo AREMANIA itu bisa ditata kayak suporter2 Liga Inggris….

    amiin…

    Salam Satu Jiwa

  5. Ujutes….. Namanya program ke arah kebaikan bersama kenapa tidak ditingkatkan … banyak sisi baiknya daripada sisi jeleknya .. ngurangi resiko mana tahu ada penyusup / suporter lain sengaja nekat entah karena balas dendam atau memang karena ngiri bahwa Tujuan Arema bisa meningkatkan sportifitas dan kualitas persepakbolaan Indonesia

  6. ayo ambe di umbe kopine…..

    yang paling penting adalah hati nurani kita sudah bangun apa belum dari mimpi bisa hidup sendiri….
    karena pada kenyataannya kita nggak bisa maju sendiri kalau bersatu,berbenah,bertoleransi pasti kita bisa

    malas utas awij….

  7. @ Nolab Setuju KITA HARUS BERTINDAK SENDIRI DAN MULAI DARI DIRI KKITA SENDIRI

    Aku Setuju
    Arema Aman tpi akeh seng Gelut podo Aremaniae
    Lapo ae seh lak ngono ta..
    Buat Aremania yg (maaf) punya SDM rendah
    Sadar dunk kmu tuh malu2in AremaniA
    Kok bisa2 nya tewur ma temen2 se Satu Juwa

    Awas yo lek
    Aku nggowo Kodew nang Stadion maneh trus Diantem Botol Aqua

    gara2 iku aku kapok nggowo Kodew nang Stadion Lek onok Seng SDM rendah memprovokasi utk melecehkan AremanitA

    Sam Adhib lek nggowo Ojob nang Stadion mesti Mojok Disek
    Koncoe ga direken kwakwkakwa

    Benahi Dirimu Dulu OK
    S1J

  8. Kawakakkawkaa
    soale Isuk2 wes muji bojoku
    ga usah dipuji ancen ojobku moys lop
    kakwkawkakw

  9. kan wes onok Match Steward :D yo opo lek tribun e di maju no :D seng koyok liga inggris iku ….

    saya yakin Aremania wes Dewasa … ( lagi Mendambakan old traford )

  10. salute buat arema,,,,
    semoga kedepannya dapat dijadikan contoh untk klub22 LSI yg lain….

    semoga smua suporter klub22 kini lebih Dewasa…

    sukseskan LSI 09-10

  11. pato morales , emile mbamba , emanuel sergei …..3 pemain yang jika saja masi bersama di arema malang mungkin akan mengejutkan super liga…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s