(Akhirnya) Nurdin Halid Tidak Diakui Oleh FIFA


Nurdin HalidBagaimana perasaan anda apabila memimpin sebuah organisasi tetapi anda sudah tidak diakui lagi sebagai pemimpin oleh otoritas tertinggi organisasi anda? Tanyakan hal tersebut kepada sosok Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid. Tapi terlebih dahulu anda harus menyesuaikan jadwal berkunjung sesuai jadwal jam kunjung Lapas. Aneh memang, tapi bukan hanya kita yang hanya sebatas meminta jawaban atas sebuah pertanyaan, anggota PSSI pusat dan daerah hingga anggota EXCO pun harus berkunjung ke tahanan untuk melaksanakan rapat PSSI.

Mungkin seorang Sepp Blater berpikir mau ditaruh dimana muka otoritas tertinggi sepakbola dunia apabila nantinya hendak menemui salah satu ketua anggota federasi mereka di sebuah tahanan? :D

Bukan itu memang alasan utama FIFA akhirnya dengan sangat tegas mencoret nama Nurdin Halid sebagai ketua umum PSSI di website resmi mereka. Pencoretan ini merpakan bukti bahwa FIFA tidak akan main-main dengan semua sandiwara PSSI selama ini.

Dari harian Jawapos dilaporkan :

FIFA Sudah Tak Akui Nurdin

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid boleh saja ngotot bertahan. Tapi, federasi sepak bola internasional (FIFA) sudah tak lagi mengakui namanya sebagai Ketua Umum PSSI.

Bahkan, oleh FIFA, nama Nurdin sudah dihapus dari struktur kepengurusan otoritas sepak bola Indonesia. Bukti ketegasan FIFA itu tergambar dalam situs resminya.

Dalam situs http://www.fifa.com, nama Nurdin tak lagi dicantumkan sebagai ketua umum PSSI. Dalam situs tersebut, nama pria asal Sulawesi Selatan itu diganti dengan inisial TBD (to be determined) yang berarti akan segera diputuskan.

Yang tercantum di situ hanya nama Nirwan D. Bakrie sebagai wakil presiden. Terdapat pula nama Sekretaris Jendral Nugraha Besoes, Bendahara Hamka Yandhu, serta komite media Mafirion.

“Nama Nurdin sudah dihapus. Itu jelas sebagai bukti konkret bahwa FIFA benar-benar tidak main-main untuk meminta PSSI berbenah,” tutur Benny Erwin, sekretaris umum Persija Jakarta kemarin (29/2).

Untuk itu, dia menyarankan agar PSSI segera memenuhi perintah FIFA. Tanda patuh tersebut tentu saja dengan menjalankan dua teguran yang sekitar sebulan lalu dilayangkan FIFA ke PSSI.

Seperti diketahui, FIFA meminta PSSI untuk segera merampungkan revisi pedoman dasar. Revisi itu harus sudah selesai paling lambat 5 Mei nanti. Setelah revisi kelar, tiga bulan kemudian PSSI sudah harus mengadakan pemilihan ulang kepengurusan, tak terkecuali pemilihan kembali ketua umum.

“Kalau PSSI tetap membangkang, tentu itu akan jadi bumerang. Sebelum batas akhir, PSSI harus segera punya ketua umum baru. Saat ini, kami sudah memulai gerakan nyata untuk itu. Masih ada banyak figur yang bisa memimpin PSSI,” tegas Benny Erwin.

“Ya sudah, tidak ada alasan lagi bagi PSSI. Revisi pedoman dasar memang tetap harus menjadi fokus. Tapi, saat ini, jalan pemilihan ketua umum juga sudah harus dimulai,” sambung Eddy Elison, pengamat sepak bola nasional.

Namun, Eddy mengingatkan agar anggota PSSI tak gegabah dalam melangkah. Dalam memilih ketua umum PSSI yang baru, Eddy berharap agar tidak asal tunjuk. “Jangan pilih yang petualang. Pilih yang punya komitmen. Nirwan Bakrie bisa jadi contohnya,” tambahnya.

“Figur Arifin Panigoro juga layak. Untuk mendorong ini semua, kami akan mendatangi pengda-pengda dan klub-klub. Saya sendiri akan keliling Sumatera,” imbuh Benny Erwin.

Bagaimana reaksi PSSI dengan tidak diakuinya Nurdin oleh FIFA? Sejauh ini, belum ada statement resmi dari PSSI. Mafirion yang bertindak sebagai juru bicara PSSI ketika dikonfirmasi enggan mengangkat telepon genggamnya.

Hanya, sebelumnya, dia sempat menegaskan bahwa PSSI akan mematuhi semua perintah FIFA. “Malu juga kan kalau PSSI dibekukan ketika nama saya tercantum sebagai pengurus,” tutur Mafirion beberapa hari lalu. (fim/diq)

tampilan website FIFA dimana ketum PSSI dicoret

Seperti terlihat pada gambar tampilan website FIFA di atas (lingkaran merah) menunjukkan bahwa jabatan Nurdin Halid sebagai ketua umum organisasi sepakbola Indonesia sudah tidak lagi diakui oleh FIFA.

Sementara itu diberitakan oleh detiksport.com :

FIFA Tak Akui Nurdin Ketum PSSI

Langkah nyata mulai diambil FIFA terkait membandelnya PSSI untuk menurunkan Nurdin Halid. Dalam situs resminya, FIFA tak lagi mengakui Nurdin sebagai ketua umum PSSI.

Seperti dimuat pada profile Indonesia di situs resmi FIFA, pada bagian ketua umum otoritas sepakbola internasional itu justru mencantumkan TBD (to be decided – akan segera diputuskan). Padahal untuk jabatan wakil presiden masih tercantum nama Nirwan D Bakrie dan Nugraha Besoes pada posisi sekretaris jendral.

Di halaman situs yang sama tak ada keterangan yang menjelaskan kenapa posisi ketua umum bisa kosong. Namun ini bisa dipastikan sebagai tindakan awal FIFA yang sebelumnya sudah memberi batas waktu untuk mengubah statuta dan melakukan pemilihan ketua umum baru.

“Sesuai ketentuan FIFA, Agustus PSSI harus sudah punya ketua umum baru. Segera mungkin sepakbola nasional harus diselamatkan,” ungkap Sekretaris Umum Persija Jakarta Benny Erwin, usai konferensi pers pengumuman pelatih baru Persija di Gedung Dispenda DKI, Jumat (29/2/2008).

Tanggal 5 Februari lalu FIFA berkirim surat pada PSSI, yang juga dikirim ke Menegpora. PSSI diminta menyesuaikan statutanya dengan statuta FIFA dengan tenggat waktu tiga bulan. Setelah itu PSSI kembali diberi deadline tiga bulan untuk melakukan pemilihan ketua umum yang baru.

“Liga Champions Asia kita kembali tidak ikut, ini untuk kali kedua. Ini menandakan adanya kekacauan di PSSI,” lanjut Erwin.

Sementara itu pihak PSSI bergeming dengan keputusannya. Saat dikonfirmasi soal pencoretan tersebut Nugraha Besoes hanya mengatakan kalau dirinya belum tahu dan baru akan mengambil langkah selanjutnya jika sudah melihat secara langsung. (din/key) (Doni Wahyudi – detikSport)

Entah argumen konyol apa lagi yang akan dikeluarkan oleh jajaran pengurus PSSI untuk melindungi sosok ketua umum yang begitu mereka puja tersebut. Yang pasti FIFA tidak akan sungkan apalagi main-main dengan segala produk hukum mereka. Bagaimana jawaban anda, Pak Nurdin & PSSI?

*) sumber foto : okezone.com

Iklan

47 pemikiran pada “(Akhirnya) Nurdin Halid Tidak Diakui Oleh FIFA

  1. Ayo pak peter sondah maju dadi ketum pssi.cek arema osi juara.
    Lak gak yo pak darjoto gpp.

  2. jeneng e ae wong gak duwe isin, masio wes dikecam sak dunia yo tetep gak bakal mudun … dasar NURDIN SILID …

    ________________________________
    Aremania Jepang (Forum Liga Indonesia)

  3. ayo mundur NURDIN HALID !!!
    ini untuk kemajuan sepak bola nasional
    ini karena ulahmu yang menjadikan sepak bola nasional menjadi kacau begini dan berantakan!!

    ayo Nurdin sadarlah! ingat, FIFA adalah induk organisasi yang paling berhak memberi keputusan di bumi ini !

    jika Kau tak mau mundur, berarti Kau adalah orang yang tidak punya malu ! juga seluruh masyarakat Indonesia akan membencimu !

    salam suporter Indonesia !

  4. hahahaahaha ya gimana ya ? sam enak kok jadi ketua pssi kan bisa makan tidur enak , satu kartu kuning aja 5 juta , itu klo satu tinggal kalikan saja sementar gaji orang kerja max 2 juta 1 bulan , hehehehe maka e enak jadi ketua pssi apa lagi bisa ke cipinang top kan ?…… siapa mau menyusul menjadi ketua pssi ?…….heheheheheee

  5. bos, wong koyok ngene kok diserahi mimpin PSSI. Yo dadine KACO. Waktunya suporter sak Indonesia juga punya hak politis untuk memilih Ketua PSSI. Ayo rek ngajukan calon sama kualifikasinya.

  6. wakawkkwkawkawka
    kapok kapok kapok kapok kapok kapok
    Rasain tuh
    Revolusi PSSI akhirnya menuju jalan terang
    Kalo Begitu Cepet2 Direvolusi Duonk
    Kalo Ga gitu Timnas Kita ga bisa berlaga
    Hayoo.gmn???
    Saranku…
    Pilih Ketua PSSI yg Cinta bola,cinta vodka,cinta Supporter,dan Cinta Taruhan Bola
    Kawkawkawkak
    Aku Jamin Liga Indonesia Ramee,,,

  7. Wes wayahe bandit iku mudun !!! Ga pantes napi dadi pemimpin, ngisin2ni wong isin ae !!!

  8. sepandai-pandai TUPAI melompat, pasti akan jatuh juga..!!!

    memang bener kata pepatah ini..!!!

    diatas langit masih ada langit..!!!

    sekat-kuatnya Nurdin, masih ada yg lebih kuat, yaitu FIFA..!!!

    (kasian ya klo jadi istri, anak, cucu ato saudaranya Nurdin, pasti malu karena ke bandelan dan ngeyelnya dia gak mau turun dari ketua umum PSSI) :D

    SALAM SATU JIWA AREMA..!!!
    AREMANIA “Damai Boleh Ribut Boleh”

  9. Innalillahi wainna ilaihi roji’un.
    telah meninggal dunia dengan tidak tenang bpk NURDIN HALID yang diakibatkan kontole kecantol kawat, saat hendak melarikan diri dari penjara

  10. Nurdin memeang orangnya gak punya malu sedikitpun !!!
    sudah tau kalau dia sudah tidak diakui FIFA sebagai ketua umum PSSI, kok masih saja tidak mengundurkan diri !!!

    aduh rekk !! repot Nurdin rekk…………
    dia memang tidak diakui sebagai ketum PSSI sama FIFA, tapi dia diakui sebagai orang korup minyak goreng dan orang masuk penjara ………dasar orang gak punya malu sedikitpun !!

    apakah kita harus dihukum FIFA (tidak boleh bertanding di arena internasional resmi) hanya karena ulah satu orang yang namanya Nurdin Halid ??????

    beratus-ratus juta masyarakat Indonesia akan kecewa berat, marah, benci, terluka hatinya hanya karen ulah Nurdin !!! ini akan terjadi bila Timnas Indonesia mendapat sanksi pencekalan bertanding di arena internasional resmi yang dijatuhkan oleh FIFA hanya karena Indonesia tidak punya ketum yang jelas dan pasti

    sudahlah Nurdin, inilah waktunya sepak bola nasional melakukan revolusi dan bangkit setelah mengalami kompetisi yang amburadul di bawah kepemimpinanmu

    ayo revolusi untuk kemajuan sepak bola Indonesia !!!

  11. Nurdin mana hati nurani mu!!!
    jangan mementingkan dirimu aja….Apa sih untungmu tetep bertahan untuk jadi ketum PSSI!! apa nunggu modalmu balik, yang habis buat biaya untuk calonkan dirimu ketum pssi dulu?

  12. Pak Raden Pelit memang dari dulu…..
    Beli asinan di Bengkulu……
    Nurdin Khalid memang gak tau malu…..
    Gak di Akui FIFA….Kacian deh lu……

    Baca Koran Topskor hari ini…….
    ternyata gak cuma Nurdin Khalid yang berurusan dengan Hukum……
    tetapi Bendahara PSSI juga terseret kasus Korupsi dan sekarang sedang di tahan oleh KPK dan Polisi

    Dari sini aja telah jelas…….ada Borok yang sangat parah di tubuh PSSI….Luka yang mengandung Belatung tersebut hanya dapat di obati dengan cara AMPUTASI…..REVOLUSU PSSI sekarang juga……..bukan lagi saatnya REFORMASI….tapi harus di REVOLUSI……

    Ongisnade.net……jika nawak2 mau Bergerak ke Jakarta untuk menggoyang PSSI….jangan lupa ajak pasukahn Bogor depok ya…
    Salan Satu Jiwa untuk AREMANIA seluruh jagat semesta…….

  13. Hoiii, NH!

    Segeralah turun dari singgasanamu skrg!

    Kamu ga malu pa? Kalo kamu ga malu, kita (bangsa Indonesia) ini yang malu, punya ketua asosiasi sepak bola seorang NAPI.

  14. Nurdin pengecut !!!!

    N= Norak orangnya
    U= Usahanya hanya pakai uang biar bisa jadi ketum PSSI
    R= Rakyat. Membuat rakyat malu pada negara lain
    D= Dosa besar
    I= Indonesia malu karena ulahnya
    N= Ndeso orangnya (cara berfikirnya masih katro)

    itulah gambaran sifat dari seorang Nuirdin “Bandit” Halid !!!

  15. hanya ada 1 kata yang pantas untuk mengungkapkan kinerja PSSI selama ini = KACAU !!!

  16. GANTI…………..GANTI…………….GANTI NURDIN HALID………

    GANTI NURDIN HALID……………SEKARANG JUGA……..!!!!!!!!!

  17. GANTI……….GANTI…………..GANTI NURDIN HALID………

    GANTI NURDIN HALID………SEKARANG JUGA…………!!!!!!!!

    yo…..ayo……ayo…………….arek arek ………….
    gawe isen………………….. nurdin halid………….
    arek e ancen gak duwe isen……………
    isok e………………….. maen duwek………………..
    ndang modon……….ndang modon……………..ayo revolusi…..!!!!!!!!!

    ayo rek, bersatu menuju Liga yang kompetitif dan sempurna

  18. StMJ
    Salam to Mbah Jiwo
    Anak’q-Nia Suroboyo

    Seng paling huwenak President PSSI diganti Arifin Panigoro…….
    hahahahaha………..
    tambah subur ae Team ku…… (PERSEBAYA Cak….)
    dan Arema bisa mendapatkan kans juara….(dungaren mbelo rek…)
    karena sponsorship PSSI bukan dari ROKOK (penyebab kanker dan Impotensi….) lagi.
    melainkan MEDCO….
    hahahaha………(ngguyu seng buanter………..)

    Salam to Mbah Jiwo
    StMJ
    ______________________________________________
    ijo….. ijo…… ijo……
    oke…..

  19. Dasar Nurdin gak punya otak… gak punya kemaluan malu !!! :mrgreen:

    Berharap penggantinya nanti orang yg benar2 cocok aja deh.

  20. WIS GANTI AE KABEH PENGURUS PSSI MOSOK PANCET IKU2AE …..DADI PRESTASINE YO IKU2AE…

  21. ganti iku wonge seng gak berpihak, gak pernah urusan karo salah 1 anggota klub Liga Indonesia……………dan yang paling penting dia bukan salah satu seorang napi !!!

    iku seng jenenge pemimpin rekk !! mimpin kok soko njero sel
    hahaha………………Liga cap yok opo iku rekk…………..

    salam ijo sak modare……….

  22. Ndang sadar’o din..din!!!! lek kon jantan/brjiwa besar turun, orang2 mw maafin tp lek kon tetep ngengkel wong2 yo ngujatmu din….. Sak’no PSSI Indonesiaku, kon kaco,kisruh,tewur. Mudun ae yo din……….

  23. he..he..he..
    ndungaren sak visi …….
    ternyata bonek n arema memiliki satu kesamaan diantara ribuan perbedaan..podo2 pingin NURDIN HALID LENGSER……..
    hoi..din..nurdin…qta disini yang selalu berseberangan…ilok2an..pisuh2an..kali ini sama2 menginginkan kau insaf…tinggalkan pssi…jgn korbankan pssi demi ambisi butamu…ndang lengser’o cok…..ingat…seluruh insan bola indonesia dan fifa sudah tidak membutuhkan kau lagi…..

  24. for the good, of the game !!!

    forza Timnas Indonesia !!!!!!!!!!!!!!!!!

  25. Nurdin Halid = Napi kasus Gula Import,
    Hamka Yandu = mantan anggota DPR yang sebentar
    lagi tersangkut kasus Bank Indonesia.
    PSSI mau dibawa kemana?
    Sam Admin, kayaknya genderang REVOLUSI PSSI arema sbg pionernya harus didaftarkan dan dikirim ke FIFA, karena nantinya FIFA akan melihat bahwa klub dan supporterpun gerah melihat tingkah laku PSSI yang nggak ada prestasinya.

  26. Payah lek matane wis kuwalik..
    Salah sijine contoh yo koyok ngene iki akeh akehe wong Indonesia sing kepingin terkenal masio wis ndik penjara…

  27. kapok awakmu Din..Nurdin Halid…mangkane tooo mudun wae,ora usah isin-isin…ojo ngapusi Aremania maneh Din…makanya skrg kwalat

  28. hoi kabeh … aku iki sakjane NURDIN mek nyamar nggawe ID aremania … lapo kabeh ngongkon ayas mudun, ndek kene enak koq, iso korupsi, iso ngubah peraturan sak enakku, wes pokoke enak pollll, iso lapo2 sak enakku dewe … iki ae aku sakjane gak dipenjara, mek lagi bosen turu omah, mangkane turu ndek kasur penjara, kepingin ngrasakno … seng mekso ayas kepingin mudun, tak sulap dadi supporter sing paling top ndek endonesa … kapok !!!!, seng pasti ayas males ate mudun, soale sek kepingin ngejur iklim sepakbola ndek endonesa …

  29. …pada suatu hari, si amat – pengamat sepakbola – ketemu dewi fortuna (DF). beginilah dialognya..

    Amat : halo jeng, apa kabar. kemana aja kok gak pernah kliatan..

    DF : biasa.. dari jalan2 keliling dunia, nonton bola

    Amat : tapi pasti gak mampir di indonesia ya

    DF : kok bisa anda nuduh begitu

    Amat : ya waktu piala asia kayaknya anda gak hadir di senayan tuh

    DF : lho anda aja yg gak liat saya. wong saya ada kok. apalagi waktu tim negri anda main. saya selalu hadir. apa alasan anda nuduh bahwa saya tidak hadir di senayan?

    Amat : ya abis tim negri saya gak lolos prempat final tuh. kirain anda gak datang, karena anda tidak berpihak pada tim kami.

    DF : emangnya kalo saya hadir, saya mesti memihak tuan rumah ya?

    Amat : itulah harapannya, abis wasitnya pada ndak fair. malah ada wasit yg merugikan kita.

    DF : kenapa tidak usul ke fifa aja agar ada aturan bahwa – jika dinilai curang – wasit juga bisa diganti saat pertandingan berlangsung. striker tim anda kan sudah dikasih kesempatan. beberapa kali mereka lolos menembus pertahanan lawan, ya kan. salah satu problemnya sering kelamaan nahan bola, heading dan finishing di kotak penalti gawang juga masih kurang.

    Amat : termasuk kurang beruntung.

    DF : bukannya kurang beruntung mas, yg lebih penting kurang skill dan teknik juga.

    Amat : lagian juga anda kok diam aja waktu itu, ndak turun tangan bantu kami.

    DF : lho bukankah tim dan warga negri anda sudah puas dan bangga dengan hasil prestasi tim anda yang menang sekali dan kalah dua kali apalagi dg skor yg tipis2. dan lagi sudah dengan semangat juang yg ulet dan maksimal ya kan.

    Amat : tapi mbok ya setidaknya anda bantu loloskan ke prempatfinal dong.

    DF : emangnya yg jadi lawan tim anda itu siapa bung? kita kan juga mesti realistis. jangan mimpi terus. wong baru menang 2-1 atas bahrain aja warga anda sudah ge-er, overjoyed, senang luar biasa kok. bahkan langsung bikin prediksi utk kalahkan arab, korsel.

    Amat : gak papa kan kita slalu optimis, apalagi jadi tuan rumah.

    DF : asal tetap ingat aja bahwa sepakbola bukan mainan instan. sepakbola itu proses bung. wargamu terlalu terpengaruh tayangan kontes instan sih.

    Amat : abis gimana, kita kan main dan kenal bola udah puluhan taun. malah lebih dari setengah abad. tapi kok gak maju2. gimana kami gak ngebet menang. jepang aja yg baru kenal bola ‘kemarin sore’ udah ngebut nyalip dan ninggalin kami. terus irak yg diganggu perang aja kok malah juara asia..

    DF : itulah bukti bahwa jepang lebih serius dalam ngurus sepakbola, makanya progresnya cepat. juaranya irak karena bisa mengandung pesan moral untuk negri2 yg tak diganggu perang, khususnya untuk indonesia agar termotivasi untuk serius.

    Amat : emangnya indonesia kurang serius apanya? kami kan udah habis2an kasih dukungan. sepakbola udah jadi bagian keseharian, jumlah penggemar bolanya hampir sama dg jumlah penduduknya, komentator bolanya segudang..

    DF : patokan keseriusannya jangan cuma dinilai dari segi kuantitas dong. aspek kualitatif juga penting. termasuk keseriusan dlm soal visi dan moralitas kepengurusan organisasi sepakbolamu itu.

    Amat : maksud loo?

    DF : organisasi sepakbola yg bersih itu juga bagian dari keseriusan ngurus bola. sekarang gimana negrimu ingin dibilang serius jika ketua organisasi sepakbolanya aja ‘merangkap’ jadi napi kasus korupsi. sebenarnya tiap nonton tim negrimu saya suka gregetan juga sih dan sesekali suka terusik utk turun tangan bantuin timmu utk menang, tapi lalu saya segera teringat pada kebelumseriusan negrimu dlm ngurus bola yg antara lain tercermin dari sikap para pengurus bolamu dlm memilih orang utk jadi ketua organisasi bolamu itu yg tanpa pertimbangan track-record. di piala asia 2007 ini tadinya saya mau bantu loloskan timmu ke prempat final dg nahan imbang arab dan korsel tapi saya urungkan.

    Amat : kenapa?

    DF : lho, kan negrimu sudah sangat bangga meski tak lolos ke prempat final karena tim bolamu dianggap sudah berjuang maksimal di lapangan. wong katanya kalah terhormat kok. rakyat juga sudah puas kan? presiden juga senang, bangga. lagian kan seperti biasa selalu ada apologi utk setiap kegagalan. misalnya faktor fisik, mental, stamina, pembinaan, wasit, termasuk menunjuk dewi fortuna, diriku ini, sebagai ‘kambing hitam’. that’s ok for me. saya gak jadi turun tangan utk loloskan tim bolamu ke prempat final karena saya khawatir.

    Amat : khawatir kenapa..?

    DF : khawatir sepakbola negrimu makin tidak serius. dan akan menciptakan moral lesson yg tidak sehat bagi publik sepakbolamu.

    Amat : maksud loo..?

    DF : lho, apa kata dunia nantinya. tim bolamu kalahpun dukungan publik masih gencar kok. apalagi kalau berhasil ke prempat final. ntar wargamu kaget lagi, trus ntar ada yg bilang begini, wah tim bola kita ketua organisasinya korup dan dipenjara aja masih hebat kok, ya udah gak usah demo aja. pesan moral macam itu yg saya khawatirkan.

    Amat : ah, sampeyan jangan paranoid gitu dong. anda ini naif sih. gak ngerti psikologi publik negri saya. gak mungkin akan ada yg bilang seperti itu. mereka kan larut dalam eforia kemenangan. lagian dalam situasi normal pun enggak akanlah kami ungkit2 dan ngomongin track-record, reputasi pengurus ini itu, dan sebagainya, karena kami memang sudah lupa akan hal itu.

    DF : nah, berarti tim bolamu lolos atau gagal ke babak berikut, kalah atau menang, maju atau stagnan, sebetulnya bukan masalah serius kan? karena publikmu juga pasti akan cepat melupakannya. so, gak usahlah repot2 kecewa, meratapi kegagalan, mikirin tim nasional. percayalah, sebentar lagi semua itu pasti lewat. itu cuma eforia sesaat aja kok. mimpi kolektif sejenak. karena kebetulan negrimu tuan rumah. udah gitu saat itu kan belum lama baru dikunjungi zidane yg agak menyulut antusiasme dan semangat. mereka cuma sekadar nonton aja kok. tanpa keseriusan utk mencermati, mengkritisi, apalagi menjadikannya bahan kontemplasi. ntar juga mereka lupa dan gak pedulikan tim bolamu lagi. apalagi bentar lagi liga bola eropa akan dimulai. kan lebih asyik menyeriusi, nonton dan ngurusin tim bola atau klub, liga bola negri lain yg memang serius ngurus bolanya.

    Amat : ada lagi?

    DF : saya baru mau bilang. satu hal lagi ialah bahwa dengan kegagalan itu justru bagus untuk menjaga kondisi psikologis dan kedewasaan mental tim bolamu, juga untuk para supporter serta warga negrimu. gini aja, tim bola negrimu kan sudah gagal ke babak berikut, tapi presiden, pengurus, official, suporter, rakyat, semua cukup lapang menerima kegagalan itu kan? semua maklum dan relatif puas dengan perjuangan kesebelasanmu. para pemain juga pasti puas dong apalagi sudah terima bonus 50 juta. so, no problem kan? karena itulah standar pencapaian tim bolamu. jangankan cuma kebobolan 11 gol di kualifikasi pra-piala dunia, bahkan status napi penjarapun bukan masalah bagi ketua tim bolamu termasuk pengurusnya. lagian pssi mu itu macam negara dlm negara aja..

    Amat : maksudnya..?

    DF : iya, sampai seorang menpora bahkan mungkin presiden pun nggak bisa bertindak apa2 thd ‘presiden’ ‘republik pssi’ tsb. atau mungkin pssi mu itu ‘kerajaan’ dlm negara ya. isinya raja2 kecil yg akan tetap setia menyembah dan menjilati borok2 sang raja besar. mereka tak peduli meski aroma kebusukan borok sang raja besar sudah sampai ke fifa, ke luar negri. mungkin selama si raja belum mati mereka akan tetap menyembahnya..

    Amat : ya itulah indonesia.. okelah, jadi sudah jelas anda memang gak mau bantu kami. tapi mbok ya kasih tips agar tim bola kami maju.

    DF : ya kamu juga aneh sih. mosok minta bantuan sama jenis mitos macam saya. lagian jika ingin maju dengan instan kenapa tim bolamu tidak memanfaatkan jasa paranormal aja. tindakan itu kan lebih kongkret. negrimu kan gudangnya paranormal, orang pintar, dukun. mestinya mereka juga punya nasionalisme. dimana mereka saat dibutuhkan bangsa dan negara? ini saatnya mereka membuktikan ‘kesaktian’. jangan cuma jadi backing pejabat dan artis aja. kamu minta sama mereka dong. di negrimu kan juga banyak tukang gendam, ada jago hipnotis, punya ahli hypnotherapy. suruh dong mereka untuk buktikan keahliannya demi kemajuan sepakbola negrimu. mestinya mereka direkrut jadi official timmu. agar mereka punya kerjaan yang agak ‘mulia’ dikit. jangan cuma menggendam ibu-ibu. kalau perlu pilih pelatih bola yang juga paranormal, yang jago gendam, hingga bisa membekali timnya dengan ilmu gendam. gendamlah striker tim lawan hingga mereka melakukan gol bunuh diri sesering mungkin. gampang kan..
    :-)

  30. semua salah,

    PSSI itu ndablek, bengal, nakal, keras kepala

    FIFA bikin peraturan kalau pemerintah ga boleh ikut campur PSSI atau diboikot di pertandingan internasional

    pemerintah sih dari dulu pengen banget gebuk PSSI, tapi si FIFA geblek itu ngelarang–larang…

    sama2 salah si FIFA & PSSI…

  31. Maaf ya, saya bukan pendukung Nurdin Halid, tapi berita yang mengatakan bahwa “nurdin halid tidak diakui FIFA” adalah berita bohong yang benar-benar tidak bertanggung jawab. Kebohongan yang paling besar adalah berita yang menyatakan bahwa “nama Nurdin Halid sudah dicoret dari website resmi FIFA”. Silakan para pembaca membuka website resmi FIFA (www.FIFA.com), plih “association”, kemudian pilih “Indonesia”, lalu turunkan cursor ke bawah, dan anda semua akan melihat bahwa Nurdin Halid, Nirwan D Bakri dan Nugraha Besoes, masih tetap ada disitu !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s