Pilih Mana, Pemain yang Loyal atau Profesional?


Bruno - SurosoProses seleksi dan perekrutan pemain baru Arema memang sedang menjadi topik hangat, selain agenda Revolusi PSSI yang sedang disusun oleh nawak-nawak Aremania. Seperti diberitakan media cetak hari ini, beberapa pemain incaran Arema telah merapat ke klub lain. Meskipun berita-berita tersebut belum bisa dikatakan 100% benar. Memang, seperti halnya sepakbola industri di Eropa, proses keluar masuk pemain pada klub di Indonesia juga telah menjadi sebuah magnet tersendiri, terutama di kalangan suporter. Seperti sebuah opini dari nawak Ongisnade.Net berikut ini.

Arema Butuh Pemain Yang Loyal

Hari ini saya kaget dengan berita di Jawa Pos salah satu incaran Om Banur, Hariono ( Deltras ) Memilih Persib alasan nya selain Manajemen kurang cepat juga masalah harga. sebagai aremania saya sakit klo tau ada pemain arema yang masih mementingkan uang dari pada sebuah kebanggaan menjadi keluarga besar Arema. memang kita butuh uang tapi saya berharap Arema memliki pemain yang tidak melihat arema dari tinggi tidak nya nilai rupiah.

Menurut Hariono, Persib tidak hanya menawarkan negosiasi yang jelas. Harga yang ditawarkan Maung Bandung tersebut juga lebih baik. Hariono mengakui, Minggu (17/2) dia memang bertatap muka dengan Asisten Manajer Muhammad Taufan di Sidoarjo. Saat itu Taufan menyatakan ingin meminang dirinya. “Tapi, hanya sebatas pembicaraan. Belum ada negosiasi,” katanya. ( Dikutip dari Jawa Pos tgl 21/02/2008 )

Saya merindukan pemain arema yang loyal seperti era 90 an , saya bangga mereka yang sering terlambat gajinya , mereka kadang makan cuman sekali di mes pemain. Tapi loyalitas mereka luar biasa.

Buat calon – calon pemain baru Arema tolong jangan lihat berapa rupiah yang Arema tawarkan , tapi lihat lah puluhan ribu orang akan menjadi saudara baru mu di Malang Raya ini. (salam satu jiwa) *obey _ utab

Kalau boleh kita tarik benang merah dari opini di atas, maka bisa kita simpulkan dua kata: “loyal” dan “profesional”.

Sepakbola industri menuntut semua aspek dalam sepakbola untuk berlaku profesional. Kita ambil contoh apakah Andry Shevchenko termasuk pemain yang loyal untuk Chelsea? Saya rasa jawabannya adalah tidak. Tapi Sheva adalah pemain profesional. Dia ditransfer mahal dari Milan dan meskipun hanya sesekali menjadi starter di Chelsea, tapi dia tetap menghormati kontraknya di Chelsea dengan cara bermain baik dan mencetak gol untuk Chelsea, tentunya hingga kontraknya berakhir atau ditransfer klub lain.

Paolo MaldiniBagaimana dengan Ryan Giggs atau Paolo Maldini yang sejak junior hingga jelang akhir karirnya terus membela klub yang sama? Apakah mereka loyal? Iya. Giggs dan Maldini profesional? Tentu. Nah, di sinilah dua kata tersebut (loyal dan profesional) membentuk sebuah diagram venn yang abstrak. Profesional belum tentu loyal, loyal pun juga belum tentu profesional.

Apakah Achmad Kurniawan (AK) loyal kepada Arema? Iya. AK Profesional? Tentu. Meskipun akhirnya AK meninggalkan Arema, kita tidak bisa menyalahkan AK karena memang demikian yang tertera pada klausa kontrak AK. Dia dikontrak untuk bermain di Arema hingga tanggal sekian. Lebih dari tempo tersebut, AK berstatus free-transfer atau bebas kontrak. Maka, AK pun berhak menentukan klub mana yang akan dia tuju.

Apakah karena AK meninggalkan Arema lalu kita menyebut AK tidak loyal? Kita tidak bisa 100% mengiyakannya. AK adalah pemain yang sangat loyal kepada Arema, hal itu dia buktikan ketika selama musim lalu selalu berada di bawah bayang-bayang Hendro Kartiko, AK tetap bertahan memenuhi masa kontraknya. Bahkan ketika musim sebelumnya pun AK harus memperjuangkan posisi inti penjaga gawang dengan Kurnia Sandy.

Kasus perginya AK juga berpotensi terjadi pada pemain-pemain lama Arema lainnya yang kontraknya telah habis.

Adalah wajar ketika seorang pemain berstatus free-transfer, dia bebas memilih klub yang dia tuju. Tentunya sang pemain memiliki banyak pertimbangan, diantaranya adalah faktor pelatih, faktor kondisi tim, jaminan posisi inti, dan tentu saja, gaji (uang).

Seorang Bambang Pamungkas (BP) meskipun kontraknya dengan Persija telah berakhir, tentu dia tidak akan cabut begitu saja dan bergabung dengan Persitara (misalnya). Dalam hal ini BP tentu mempertimbangkan banyak hal seperti kemungkinan juara, kualitas pemain secara keseluruham, fasilitas, dan tentu saja gaji.

Kalau boleh sedikit guyon, kita bisa menyebut pemain-pemain yang bermain untuk PSMS pada pertandingan final liga beberapa waktu yang lalu bukanlah pemain profesional, karena mereka bermain untuk PSMS di luar kontrak yang semestinya telah berakhir. Namun, kita bisa menyebut mereka loyal karena tetap berusaha memenangkan gelar liga untuk PSMS.

Liga Djarum IndonesiaKondisi persepakbolaan kita saat ini dibandingkan dengan dua dekade yang lalu telah mengalami banyak perubahan. Meskipun kita tidak sedang berada di sebuah sepakbola industri layaknya di Eropa, tapi setidaknya iklim ke arah sana sudah mulai terbentuk. Yang paling aktual adalah bagaimana kita bisa melihat Sriwijaya FC meraih double-winner dengan deretan pemain berkualitasnya, yang rata-rata baru 1-2 musim bermain bersama, tentunya dengan harga yang tidak murah.

Tapi apa yang dikatan nawak obey tadi ada benarnya. Kita berada di pentas sepakbola Indonesia, yang (masih) jauh dari hingar bingar sepakbola industri. Bagaimana mau industri kalau dana saja masih (maaf) mengemis kepada APBD?

Masalah pemilihan serta rekrutmen pelatih adalah menjadi wewenang pelatih dan pihak manajemen. Kita sebagai suporter hanya bisa mendukung. Terasa sakit memang ketika kita kehilangan seorang pemain, apalagi bila pemain itu adalah “idola” kita. Dalam hal ini kita patut menyimak apa yang dikatakan suporter Arsenal ketika kehilangan sang raja mereka Thierry Henry, “Titi telah memberikan segalanya kepada kami, terima kasih untuk semua gelar & jasanya, Titi tidak akan selamanya bersama kami, tapi Arsenal adalah selamanya.”

Pemain datang dan pergi adalah hal biasa dalam era sepakbola saat ini. Yakinlah ketika seorang pemain datang, dia akan membawa warna baru dan semangat baru untuk tim & suporter. Ketika pemain pergi, kita akan selalu mengenang dan berterima kasih atas jasanya untuk tim. Pemain yang pergi akan digantikan oleh pemain lain, yang kita harapkan mempunyai kualitas lebih baik dari pemain yang digantkannya.

Kualitas tidak bisa dilihat dari nama besar & nominal kontrak. Kualitas hanya bisa dilihat dari penampilan dan kontribusinya untuk tim, tentu saja ketika kompetisi sudah berlangsung. Ponaryo Astaman dan Patricio Morales telah membuka mata kita musim lalu.

“Form is temporary, class is permanent”

(*) foto: jawapos.com, bbc.co.uk, detiksport.com

Pasang Banner Iklan & Promosi di Ongisnade.net

Iklan

54 pemikiran pada “Pilih Mana, Pemain yang Loyal atau Profesional?

  1. bismillahirohman nirrohiim…

    PERTAMAX lagi….

    sek ya..tak baca lagi..
    dowo hare ker….

    NolaB
    Ongis Kandang Bajul

  2. horeeeeee……
    aku pertama…
    sik lah…..aku gak Comment lah….
    pokoke Salam Satu Jiwa
    REVOLUSI PSSI
    Dan hancurkan pemain yang tidak loyal terhadap AREMA
    hehehehehe
    PISS
    o iya….
    BONEK JANCOK…..ASU….KAMPRET…..!!!!!

  3. nomer telu kerrr!!!!
    Profesional dan Loyal ,itulah 2 kunci yang harus ditanamkan pada skuad muda AREMA tahun ini.Karena dg mempersiapkan young guns maka AREMA harus merekrut mereka dg kontrak yang agak lama (min 2 Thn).Karena mereka disiapkan “meledak” bukan pada tahun ini,minimal musim kompetisi depan baru AREMA memetik hasil dari pembinaan para Young guns ini. Jangan sampai nanti waktunya pemain sudah “jadi” terus dikontrak tim lain.Percuma kita membina dg susah payah tapi tidak memetik hasil dari buah perjuangan kita. FORZA AREMA. @@@@@remania_Triaranet

  4. no.4 aku. Arah para pemain larinya kalau ke sebuah Industri sepakbola pastinya profesional. seperti di luar negeri. Tetapi di AREMA kalo dilihat, mereka pertama masuk prof. yang akhirnya banyak ke arah Loyal karena kecintaan pada AREMANIA. Contoh Emalue Serge, Rubio, (1nya sorry lupa bekas pemain persema yg ditato ongis ?), dan banyak lagi lainnya.
    Kalo di AREMA 100% pemain rata-rata bangga untuk membela AREMA karena AREMANIA.
    tetapi untuk sekarang ini, untuk tetap loyal susah, karena orientasinya pasti materi. dan kita harus berbesar hati kalo pemain tersebut harus hengkang nantinya. BRAVO AREMA.

  5. Salam to Mbah Jiwo……

    PREMIUM ae wis…..
    PERTAMAX larang….

    mbalon kok iso nyebut bismilah….
    gak panas tah…..

    @cak obey _ utab :
    wah ga bisa dunk cak obey _ utab….
    anda menginginkan pemain yang loyal di INDONESIa adalah hal yang salah……
    coba kalo posisi dan kondisinya di balik…..
    klo anda sebagai pemain MUDA lihai bermain bola, asli dari produk malang misalkan…..
    dan pada awalnya kehidupan anda tak seglamour waktu anda menjadi pemain andalan dari arema……
    maka di waktu tenar anda memutuskan untuk menikah…….
    disitu terdapat banyak godaan untuk kegiatan financial….
    disatu sisi gaya hidup para teman2 anda sedikit banyak juga mempengaruhi anda….
    dan di lain sisi biaya untuk susu anak, menyekolahkan di tempat yang favorit,baju, rumah tinggal dll……
    maka niscaya anda pun akan mencari tempat dimana anda bisa meraup penghasilan dengan sebanyak2nya…..
    di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa pada saat klub tidak bisa memenuhi permintaan pemain tersebut…….
    maka mereka akan dengan segera untuk hengkang dari klub tersebut…….

    intine gak onok lah pemain Indonesia seng loyal ambek klubnya setelah mereka menjadi tenar………
    apalagi pemain asing…….

    mereka akan loyal dengan klub setelah mereka “berusia”…..
    karena selain dekat dengan keluarga……
    mereka juga sudah mendapatkan modal yang lumayan untuk menjalankan bisnis sampingan mereka…….

    contohnya adalah para pemain PERSEBAYA….
    bejo sugiantoro, anang makruf, mursid efendi, mat halil, dan uston nawawi…..
    mereka betah di SURABAYA karena udah dijanjikan untuk menjadi pegawai negeri di SURABAYA…..
    tetapi karena uston dan mursid tenaganya uda gak dibutuhkan lagi (maine gak uenak blaz…..) maka mereka berubah haluan untuk mencari team lain…..

    itulah mental MANUSIA gak lebih adalah budak Syaiton yang Terkutuk….
    jangankan SETIA pada klub, kepada ALLAH SWT yang menciptakan manusia aja mereka masih menyekutukan NYA demi mendapatkan KEKAYAAN yang ABADI…….
    (ayo seng nggerandhong…… nomere piro cak…. aku melok cek cepet sogeh))

    STMJ
    Salam to Mbah Jiwo….

    ijo…….. ijo…… ijo……..
    oke…………

  6. Kalo menurut aku loyalitas sebaiknya menjadi prinsip sebuah team disamping keprofesionalan itu sendiri. Kalo team kaya raya bisa aja beli pemain2 top dan juara. Tapi dari segi kebanggaan dan pembinaan pemain daerah hal itu menjadi sangat kurang. Apalagi liga kita belum bisa disamakan betul dgn liga eropa. Inter milan atau arsenal banyak pemain asing dan berprestasi tapi disana profesional sangat tinggi hingga loyalitas pemain asing menguat pula. Tapi kita lihat disini hanya beda uang kontrak sedikit sudah pergi dari daerah asal. Memang hak mereka untuk memilih tapi apa arti kata hebat kalo gak bisa dan gak mau mengangkat nama daerahnya. Sepakbola kita tanpa fanatisme kedaerahan kurang semarak. Asal fanatisme tetap sportif. Contoh laen adalah sriwijaya, aku salut dgn prestasi mereka tapi kurang apresiasi soal fanatisme. Mereka atas nama propinsi sementara jatim sudah atas nama kota. Jadi menurutku iklim bola di jawa masih lebih baik. Tapi tetap secara sportif aku angkat topi atas doble winer mereka. Wah panjang ya tulisanku hehe

  7. thenk bonek lapo koen NYOCOT ndek kene…….mata mu wis PICEK…ndek sbyo ngano sing ngreken koen ta COK…..arip wis ngawe ROK karo KUTANG cak isin2 ni arek mjkto ngaku sbyo….GOLEK konco yo…BONEK JANCOK………….BANGSAT…….ANJING…….BABI……..

  8. @ semuanya:
    wah… analisis arek2 iki semakin tajam, setajam silet, hehehe.. suwun2.. utk yg lain…monggo silahkan dilanjut analisanya…

    //
    update info rek…
    pemain2 sing wis deal kontrak Arema : Alex Pulalo, Arif Suyono, Suroso, Richi

    nego (75% deal) : Hendro Kartiko, Ronny Firmansyah, Sutaji, Rasmoyo

    Jumat besok beberapa pemain seleksi akan dicoret & yg dipertahankan akan lgsng negosiasi kontrak

    Tambahan pemain seleksi sore tadi : Sony Kurniawan

  9. untuk tmen2 supporter dr bonek,lskar skera nga usah bikin mslah di sini lah……kl kalian manusia tlong jgan cr ribut.tx

  10. Loal dan Profesional…..
    Terus terang dua kata iku kadang bisa berbalikan kadang bisa sejalan….. kudune sih sejalan….

    kalau menurutku profesional itu yo kudune loyal karo sing mbayar… nah lek sisteme kontrak koyo pemain bal, yo selama dia dikontrak yo kudu loyal, memberikan semua kemampuane buat sing ngontrak, apapun keadaane selama sing ngontrak telah memenuhi semua kewajibane ndik kontrak….

    Nah…lek masalah saiki kate memperpanjang opo gak…iku mbalik meneh nang konsep profesional. Pasar bebas, gak salah seandainya seorang pemain pindah ke tim sing wani mbayar karo kasih prioritas paling baik. Meski ada pertimbangan lain, koyok kekeluargaan, suasana tim sing kondusif, cedek karo keluarga (opomaneh wong indonesia, mangan gak mangan sing penting kumpul…hehehe), daerah asal, dll.
    Tapi yo iku maeng, profesional iku kudu loyal karo sing mbayar/ ngontrak…. lak ngono tha….

  11. NAh ini
    Kata Tukul Low Profil High Apa Kabar

    LOYAL atau PROFESIONAL

    Pemain Profesional dan Loyal bisa di jadikan satu sisi pada para pemain
    Secara Manusia adalah suatu makhluk yg mmpunyai Sifat,Ciri,Karakter,dan Sikap yg berbeda

    Nah inilah yg mnjadi kesulitan saat Pemain Profesional bermain Di Arema dan jika bayaran telat aja sudah mlas berlatih dll,,,
    Namun inilah manusia Pemain Profesional sprti Ponaryo dan Pato sprti yg dikutip diatas mmbuktikan loyalitas sebagai pemain profesional

    mmg berat saat kita kehilangan Pemain Idola Kita
    Dulu Aku cinta mati ma Rubio,Pacho dan Araya
    Sampe2 ayahku prnah bertengkar gara2 ibuku cinta bgt ma Pacho Di era dulu
    Tapi Mereka telah pergi (T_T)

    NAh utuk pemain Loyal ini pemain yg bersifat Positif Pemain Loyal Bisa mnjadi Pemain Profesional dan pemain Profesional belum tentu mnjadi pemain Loyal

    Akupun pngen jadi pemain Loyal Di Arema
    Walaupun di gaji sebesar buruhpun aku mau,cos bertujuan utk membangun Arema
    Mungkin Bung Banur benar memilih Arema Muda utk bergelut di dunia Arema mngkin Bung Banur memilih pemain muda2 arema yg diharapkan Loyal Membela Arema dgn Semangat Muda,jgn Pengen Jadi Pemain Bola Disoraki langsung Mnjadi Mental Tempe

    Siapa yg ga pngen mmbela Arema
    Aku,Kamu,Dia,Mereka,Kalian Para Aremania

    Ga percaya
    Coba pemain Arema Jika mmpunyai keuntungan tendangan Pinalti
    Dan tendngan itu pun tdk berbuat GOL!!!
    Nah Secara Spontan Congor ku,Kalian PAsti mngucap
    “Jasik Gak Melbu Ker,Mang Aku Ae seng nendang”
    Nah sepele tpi….Ya itulah kejadiannya

    Ok!
    WeW Sony Kurniawan..Senyummu Menawan jadi Ingat Umpan Lambung dari Sayap…Dan Ada Serge Disana..terjadi Srimit digawang Dan……Apa yg terjadi…
    Mitra Olahraga…Akhirnya GOOLLLLLLL……
    kedudukan berubah menjadi 0-1 Persebaya 0 – Arema 1

    maap klo kpanjangen SDM ku tinggi ;))
    hehehe piss

  12. @thenk BONEK
    Thumb Up gawe sampeyan Cak….jempol pokok’e…tenan iki…

    Seneng moco tulisane sampeyan sing mutu, nggak kathik mesoh dan saling hujat… sepurane lek ono nawak-nawak sing sik berpikir pendek untuk saling hujat….

    Wis…damai rasane Cak….kane lah pokok’e….

  13. woh iyo rek…
    aku sampe lali durung komen nang artikel e….
    huehuehuhue…
    sampek lali wis an…
    sek tak moco maneh pisan ngkas….

    NolaB
    Ongis Kandang Bajul

  14. kali ini saya setuju sama pendapatnya Thenk Bonek…
    menurutku klub sepakbola di jaman sekarang gak bisa cuman ngandalin loyalitas, jangan disamakan dengan era 90-an. Jaman sekarang sudah banyak yg berubah dimana materi (kebanyakan) menjadi segala-galanya. Sebuah klub jg cuman ngandalin nama besar aja, dijamin, lama-lama gak ada pemain yg mau main disitu. Buat manajemen Arema, oke klub kesayangan kita emang besar, emang ngetop, tersohor dimana-mana, tapi perlu dimaklumi juga bahwa setiap pemain itu juga manusia, when there’s a need, there’s a demand..tolong juga diperhatikan hal-hal seperti itu, kalo enggak, perburuan pemain akan sia-sia…

    Sonny Kurniawan?? dia sudah habis kawan, wes kewut ker..golek sing liyane po’o…

    Wes rek, ojok tukaran ae ndek kene…sabar-sabar…

    Saiki lg usum golek nomer yoh? hahaha…lek onok sing berhasil posting pertama pasti bangga…yahhh kondisi seperti ini slalu terjadi di blog-blog yg rame, hmmm…maju terus OngisNade.Net !!

  15. Bicara tentang loyalitas dan profesional pemain khususnya arema erat kaitannya dgn materi pemain arema itu sendiri. Kalo menurutku dari 25 pemain incaran banur, komposisi ideal adalah 20%asing,20%pemain senior dan 60% pemain muda mayoritas lokal malang atau sekitar 4/5 asing,5 senior dan 15 pemain muda mayoritas produk lokal. Dari situ loyalitas,profesionalitas dan terbentuknya young guns arema akan kelihatan. Tapi sebagai suporter hak pelatih memilih pemain tetap kita hormati

  16. fyuuuhhh…..
    susah emang klo udah nyangkut 2 hal itu…
    pemain juga manusia…
    satu sisi dia bertanggung jawa pada pekerjaannya dia dituntut proffesional maen bola…
    disisi lain mungkin, dia juga dituntut untuk bersikap proffesional sebagai kepala rumah tangga…
    menghidupi anak istrinya…
    jadi saya rasa wajar saja klo ada pemain yang memilih tawaran yg lebih tinggi dari klub laen…
    saya juga klo ada tawaran kerjaan dengan hasil yg saya rasa lebih baik dari kerjaan saya sekarang, saya mending lebih milih kerjaan tersebut…

    asalkan…
    sebelum bergabung dengan tim laen pemain itu sudah dalam posisi free…jadi ndak ada pihak yg di rugikan klo nanti akhirnya jadi meninggalkan klub yg lama…
    trus, jangan sampe pas keluar dari ladang yg lama, masih menyisakan tugas / job yg masih belum selesei…
    trus lagi, datang tampak muka pulang tampak punggung..ojo koyok tarik el janabi :P

    Alesandro Del Piero…
    ayas rasa dia adalah salah satu contoh pemain loyal dan professional…
    loyal secara meskipun juve sempat turun kasta gara2 calciopoli dia tetep mati2an membela juve karena kontrak nya blom selesei..
    proffesional secara kemaren sempet bilang mo hengkang dari juve klo kontraknya udah selesei n gak terjadi kecocokan nilai kontrak sama manajemen Juve…dia mo pindah ke klub yg lebih baik menurut dia..
    hehehhee….

    yo kita liat saja nanti…
    sopo ae pemaine…sing penting tetep membawa panji AREMA…

    NolaB
    Aremania Garis Lembut

  17. Kueer. . berita arema sing rodok sering,oyi? Karo otope sing kipa2. Sing wawancara tembel gawe kalung iku umak tah xixixi. . .

  18. jane kombinasine 60=loyal,40=profesional.Pemain loyal tapi gak profesional yo amburadul, salah sijine iso indisipliner. Pemain profesional tapi gak loyal yo ajur,isine duit thok.

  19. Wah-wah analisane nawak2 kiap2..

    ayas setuju karo a Thenk Bonek n panda..
    loyalitas dan profesionalitas merupakan keping mata uang yang tak dapat dipisahkan..
    menurutku klub sepakbola di jaman sekarang gak bisa cuman ngandalin loyalitas, jangan disamakan dengan era 90-an.. walaupun sepakbola kita belum masuk kategori sepakbola industri, tapi itu adalah keniscayaan dan pasti juga akan datang..

    Malas Utas Awij!! http://lapantuju.wordpress.com

  20. loyal apa profesional ?? , ya yang loyal dan profesional. ya yang loyal profesional en mau dibayar murah hehehehe

  21. ayas setuju dngan Thenk Bonek n panda…
    loyalitas dan profesionalitas bagaikan 2 keping mata uang. jangan disamakan dengan era 90-an. Walau Indonesia belum masuk kategori sepakbola industri tapi tidak bisa dipungkiri itu adalah keniscayaan nantinya pasti juga akan datang masa itu.

    S1J

  22. Buat Sam Obey saya setuju banget arema butuh pemain loyal…. yang loyal pasti profesional. emang se pemain itu keluar masuk tapi yang loyal selalu kita ingat dalam hati. toh manajemen arema kan gak tutup mata dalam hal gaji dll. tapi klo ada yang lebih tinggi dari arema gaji e ya maaf kan dana APBD hahahahahaaa. wis pokok e arema iso edan lek pemain e gak manja….

  23. sam obey ayas sutuju arema jok di isi pemain matre, manja , and gaya tok heheheheee e tapi sing gelem berjuang demi arema selama 90 menit di lapangan . toh manajemen arema gak tutup mata. ayo singo maju….terus makan semua lawan mu

  24. @ idub
    cak, sithenk iku lagi sadar mangkane lek ngomong rodok genah, biasane iku lek gak sadar mangan beling brg, sepurone thenk gyon cak.
    Aku gak setuju lek milih antara pemain loyal apa profesional kl bisa ya dua2nya donk(murko rek), sebab knp gak stuju kl cm satu pilihan krn kalo’ cm ngandelin loyal, iya kl pemain tsb perfomance ne tetep bgs kl nggak, ya percuma dong jd beban buat tim, tp dianya

  25. Profesional – Loyal
    Loyal – Profesional

    Yg tepat gimana ya…bingung ak!! perbedaan tipis sih..!!!

    tapi klo menurut ak profesionalnya pemain2 di indonesia kebanyakan fokusnya ke duit sih..!!!

    Kyk kasus Hariono gak perduli Visi Misi klub, liat kontrak yg sedikit lebih tinggi sih langsung lari deh!!!

    Tapi ada yg kurang low dari sekedar Loyal dan Professional..?? yaitu Kebanggan membela klub tersebut!!

    seperti kata Legenda sepak Bola yg jadi bintang tamu di SCTV kemaren pas Topik Minggu ini katanya gini “Dulu kita walaupun di gaji sedikit, tapi kebanggaan kami membela Merah Putih yg bisa membangkitkan semangat dan loyalitas sehingga saat itu Tim Merah Putih bisa berprestasi di even Internasional”

    jadi menurutku pemain yg Profesional (bukan yg fokusnya ke materi aj) Loyal terhadap Tim yg dibela dan yg terpenting kebanggan terhadap klub yg dibela..!!!

    Terima Kasih..!!!

    SALAM SATU JIWA AREMA..!!!
    AREMANIA “Damai Boleh Ribut Boleh”

  26. Profesional – Loyal
    Loyal – Profesional

    Yg tepat gimana ya…bingung ak!! perbedaan tipis sih..!!!

    tapi klo menurut ak profesionalnya pemain2 di indonesia kebanyakan fokusnya ke duit sih..!!!

    Kyk kasus Hariono gak perduli Visi Misi klub, liat kontrak yg sedikit lebih tinggi sih langsung lari deh!!!

    Tapi ada yg kurang low dari sekedar Loyal dan Professional..?? yaitu Kebanggan membela klub tersebut!!

    seperti kata Legenda sepak Bola yg jadi bintang tamu di SCTV kemaren pas Topik Minggu ini katanya gini “Dulu kita walaupun di gaji sedikit, tapi kebanggaan kami membela Merah Putih yg bisa membangkitkan semangat dan loyalitas sehingga saat itu Tim Merah Putih bisa berprestasi di even Internasional”

    jadi menurutku pemain yg Profesional (bukan yg fokusnya ke materi aj) Loyal terhadap Tim yg dibela dan yg terpenting kebanggan terhadap klub yg dibela..!!!

    Terima Kasih..!!!

    REVOLUSI PSSI..!!!

    SALAM SATU JIWA AREMA..!!!
    AREMANIA “Damai Boleh Ribut Boleh”

  27. Profesional – Loyal
    Loyal – Profesional

    Yg tepat gimana ya…bingung ak!! perbedaan tipis sih..!!!

    tapi klo menurut ak profesionalnya pemain2 di indonesia kebanyakan fokusnya ke duit sih..!!!

    Kyk kasus Hariono gak perduli Visi Misi klub, liat kontrak yg sedikit lebih tinggi sih langsung lari deh!!!

    Tapi ada yg kurang low dari sekedar Loyal dan Professional..?? yaitu Kebanggan membela klub tersebut!!

    seperti kata Legenda sepak Bola yg jadi bintang tamu di SCTV kemaren pas Topik Minggu ini katanya gini “Dulu kita walaupun di gaji sedikit, tapi kebanggaan kami membela Merah Putih yg bisa membangkitkan semangat dan loyalitas sehingga saat itu Tim Merah Putih bisa berprestasi di even Internasional”

    jadi menurutku pemain yg Profesional (bukan yg fokusnya ke materi aj) Loyal terhadap Tim yg dibela dan yg terpenting kebanggan terhadap klub yg dibela..!!!

    SALAM SATU JIWA AREMA..!!!
    AREMANIA “Damai Boleh Ribut Boleh”

  28. lek wis tanda-tangan kontrak berarti kudu Profesional…
    sayang… Loyal-e…biasane sak umure kontrak iku…
    Asaib ker… masio nawak2 sing idrek kontrakan mesti yo.. nggolek idrekan + rayaban + fasilitas sing nayamul..
    lha lek ono sing luwih kipa ate yo’opo maneh…
    Opo maneh umur idrekan pemain bola nggak sampek suwe…
    iki halasam selera + pilihan langkah masa depan

  29. lek jare aku ,golek pemain sing loyal ae.
    percuma oleh sing gak loyal ,gak iso satu jiwa.gak iso kompak.
    opo maneh lek merasa profesional,pasti gak onok isi -visi

    sing penting pemain duwe jiwa singo/loyal nang arema.
    masalah profesional gak profesional iku iso di bentuk kari kari.

    sing penting satu jiwa karo AREMA DAN AREMANIA

    AREMANIA “”damai boleh ,ribut pun boleh””

  30. @idub
    sak jane thenkbonek iku nang blog iki cinta.
    katene komentar nang “bonex cyber””gak onok pengunjunge(SEPI BOSSS)
    Dadine ngungsi nang ogisnade.net
    sopo ngerti sak iki wis mulai dadi bunglon.
    mari ngono salam tempel karo salam mbah jiwo di ganti salam satu jiwa .sopo ngerti.

    AREMANIA “”damai boleh ,ribut pun boleh””

  31. harapan kami dr aremania ILAB cukup siji ae SAM,,semoga saja AREMA tahun ini mejadi JUARA AMIN……..

  32. makanya toh, kalau pingin pemain yg loyal itu yah mencetak pemain sendiri. Jangan cuman bisa beli. Mana ada pemain yg loyal, kecuali pemain yg di bina dan dibesarkan oleh klub-nya sendiri. Lihat tuh pemain persebaya, persib, PSMS atau PSM Makasar, Persija. Mereka loyal karena merasa di besarkan oleh klub-nya sendiri. Mo pindah-pindah klub kek itu wajar aja, tapi ujung-ujungnya yah pasti balik lagi ke klub yg membesarkan. Katanya klub profesional kok nggak ada pemain hasil binaannya sendiri… Kepriben toh Cak.. Cak !! Blo’on banget sih lu !!

    COba perhatiin daftar pemain dibawah ini, berapa banyak sih pemain hasil binaan Arema :
    Jawabannya…. NEHI… NEHI…..

    sumber: ligaindonesia.com

    1. Bambang Pamungkas – Persija (Asal Binaan Klub :Diklat Salatiga)
    2. Hendro Kartiko – Arema (Asal Binaan Klub :Persiwangi Banyuwangi)
    3. Firman Utina – Persita (Asal Binaan Klub :Persma Manado)
    4. Budi Sudarsono – Persik (Asal Binaan Klub :SSB Fatahillah, Persebaya)
    5. Ismed Sofyan – Persija (Asal Binaan Klub :Persiraja)
    6. Atep – Persija (Asal Binaan Klub :UNI, Anggota PERSIB)
    7. Aris Budi – Persik (Asal Binaan Klub :Petrokimia)
    8. Hamka Hamzah – Persija (Asal Binaan Klub :PSM)
    9. Ilham Jaya – Persita (Asal Binaan Klub :Persita)
    10. Boaz – Persipura (Asal Binaan Klub S Sorong)
    11. Khusnul Yakin – (Asal Binaan Klub :PSIS)
    12. Andik Ardiansyah – Persekabpas (Asal Binaan Klub :Persekabpas)
    13. Charis Yulianto – Sriwijaya FC (Asal Binaan Klub :PBSI Blitar)
    14. M. Jaenal Ichwan – Arema (Asal Binaan Klub :Persiwangi Banyuwangi)
    15. Ardan Aras – Pelita Jaya (Asal Binaan Klub :PSM)
    16. Syamsul Chaeruddin – PSM (Asal Binaan Klub :PSM)
    17. Wanggay – Persipura (Asal Binaan Klub S Sorong)
    18. Ortizan – Arema (Asal Binaan Klub S Sorong)
    19. Sugiantoro – Persebaya (Asal Binaan Klub :IM, Persebaya)
    20. Dodit Fitrio – (Asal Binaan Klub S Kaki Mas)
    21. Fajar Listriyantoro – PSS (Asal Binaan Klub :PSS Sleman)
    22. Seto Nurdiantor – PSS (Asal Binaan Klub :PSS Sleman)
    23. Arif Suyono – Arema (Asal Binaan Klub :Arema)
    24. Nur’alim – (Asal Binaan Klub :Persija)
    25. Djet Donald – (Asal Binaan Klub :PKT)
    26. Jendry Pitoy – Persipura (Asal Binaan Klub S Kota Sejuk, Tomohon)
    27. Ferry Rotinslulu – Sriwijaya FC (Asal Binaan Klub :Persipal Palu)
    28. Markus H. – PSMS (Asal Binaan Klub :PSMS)
    29. Bobby Satria – (Asal Binaan Klub :Persita)
    30. M. Roby – Persija (Asal Binaan Klub :Persikad Depok)
    31. Egi Melgiansyah – (Asal Binaan Klub :SSB Pelita Bakrie)
    32. Zaenal Arief – Persib (Asal Binaan Klub :Persigar Garut)
    33. Ponaryo A. – Arema (Asal Binaan Klub S Luciana Balikpapan)
    34. Mulky Hakim – (Asal Binaan Klub :SSB Agura, Persija)
    35. Maman Abdurrahman – PSIS (Asal Binaan Klub S PAM Jaya, Persijatim)
    36. Ricardo Salampessy – Persipura (Asal Binaan Klub :Tunas Muda Hamdani, Papua)
    37. Mahyadi Panggabean – PSMS (Asal Binaan Klub :Pandan Sport, Sibolga)
    38. I Putu Gede – Persita (Asal Binaan Klub :Persebaya)
    39. Harianto – Persik (Asal Binaan Klub :Suryanaga, Persebaya)
    40. Bima Sakti – Persema (Asal Binaan Klub :Pelita Jaya)
    41. Sunar Sulaiman – Arema (Asal Binaan Klub :PSM Makassar)
    42. Leonard Tupamahu – (Asal Binaan Klub :Persija)
    43. Akhyar Ilyas – (Asal Binaan Klub :SSB Tunas Inti, Banda Aceh)
    44. Romy Diaz P. – (Asal Binaan Klub :Diklat PPLP Padang)
    45. Eki Nulhakim – (Asal Binaan Klub :Swasco, Anggota Divisi Persib)
    46. Jimy Suparno – (Asal Binaan Klub :Diklat Salatiga)
    47. Erol Iba – Persik (Asal Binaan Klub :Diklat Papua)
    48. Rony Tri P. – (Asal Binaan Klub :SSB Naga Gempol)
    49. Dian Agus Prasetyo.- Pelita Jaya (Asal Binaan Klub :Persapon Ponorogo)
    50. Agustiar Batubara – Pelita Jaya (Asal Binaan Klub :IM, Persebaya)
    51. Aliyudin – Persija (Asal Binaan Klub :Indocement, Pelita Jaya)
    52. Suroso – Arema (Asal Binaan Klub :Sinar Naga, Persebaya)
    53. Mukti Ali Raja – (Asal Binaan Klub :Wira Buana FC Makassar)
    54. Roni Firmansyah – Arema (Asal Binaan Klub :IM, Persebaya)
    55. Aulia Tri – Persebaya (Asal Klub: Sakti, Persebaya)
    56. Mat Halil – Persebaya (Asal Klub: Suryanaga, Persebaya)
    57. Anang Ma’ruf – Persebaya (Asal Klub: Suryanaga, Persebaya)
    58. Uston Nawawi – Persebaya (Asal Klub: IM, Persebaya)
    59. Lucky Wahyu – Persebaya (Asal Klub : IM, Persebaya)
    60. Arif Ariyanto – Persebaya (Asal Klub : Assyabab, Persebaya)
    61. Nur Cholis – Persebaya (Asal Klub: Assyabab, Persebaya)
    62. Nugroho Mardiyanto – Persebaya (Asal Klub: Suryanaga, Persebaya)
    63. Ahmad Ilyas – Persebaya (Asal Klub: Suryanaga, Persebaya)
    64. Khoirul Anam – Persebaya (Asal Klub: IM, Persebaya)

  33. “Kualitas hanya bisa dilihat dari penampilan dan kontribusinya untuk tim, tentu saja ketika kompetisi sudah berlangsung. Ponaryo Astaman dan Patricio Morales telah membuka mata kita musim lalu.”

    Luteb sam.. luteb …

    Sindiran ibarat bumi dan langit yo sam … jiakakakaka ….

  34. @bonek paiton:
    waduuh mas jgn samakan Persebaya ma Arema…Arema tuh masi relatif muda drpd Persebaya. PSMS,Persija n Persib yg emg udah lumayan paruh baya…n tentunya pembibitan pemain2 muda Arema butuh waktu n proses…tp Alhamdulillah stidaknya kan kmrin uda mulai nampak hasilnya…Arema junior juara liga remaja…tinggal tunggu aja kejutan dr pembinaan pemain muda Arema yg dikemas pake yg namanya Akademi Arema…
    bukannya sombong,,,Arema dgn umur yg relatif masi muda,sudah bisa sejauh ini..itu bukan prestasi yg biasa mas…
    bagaimanapun saya bangga punya Arema dan lahir dikota Malang…

    Back to topic:
    Loyalitas karo profesionalitas kedua2nya penting…dan yg terpenting lg yaitu tugas nawak2 Aremania buat jd aktor yg bisa gmn caranya nggawe pemain Arema jd loyal ma Arema…dan efeknya Insya Allah pemain bakal maen sepenuh hati…
    terus lek gawe Aremania dewe, cukup loyalitas ae ker…hehe

  35. makanya kalau nggak pengen di samakan
    yah jangan sombong dulu….

    Pemain harus loyalitas… betul. Selama pemain di kontrak dan dibayar, pemain harus sungguh2 bermain dan berlatih secara disiplin. Kalau sudah di bayar tetapi tidak bermain secara baetul itu namanya nggak loyalitas, dan pada akhirnya di cap sebagai pemain tidak profesional. Jadi loyalitas itu sebatas klub melihat pemain. Kalau profesional itu pandangan penilaian masyarakat umum.

    Contohnya… ada pemain bagus… bagus banget. Di tawarin klub lain dengan nilai yg jauh lebih profesional dia menolak. Pengennya tetep bermain di klubnya, karena alasan biar deket keluarga (Tidak Profesional). Seharusnya kalau profesional yah harus sanggup bermain di manapun juga selagi memang di hargai.
    Tapi bagi klub yg bersangkutan, jelas pemain tsb di nilai sebagai pemain yg loyalitas.

    Loyalitas harus, profesional juga harus.
    begitu saja sih……

  36. alah mboh rekk ……………………… ga sah dibahas maneh cak

    ngono iku isok didelok soko prestasine

    PERSEBAYA; JUARA LIGINA 2 KALI (terbanyak bersama persik)
    AREMA; JUARA COPA INDONESIA 2 KALI (tetapi bagi kebanyakan klub copa indonesia adalah kompetisi sampingan)

    wezz isok mbedakno dhewe ta rekk nek apek sopo ……………

    salam 1 jiwa suporter jatim !

  37. @arek suroboyo:
    lho yg sombong itu ya sapa??klo pingin ngerti yg bernada sombong,baca aja comment dr temen sampean yg pake ID Bonek Paiton itu…klo pun ada temen2 dr Aremania comment yg baik2 ato pujian2 (ndik Ongisnade.net) buat Arema,apa salahnya??mrk nggak sombong,krn ni emg blog nya Aremania…jd sah2 aja kan…
    satu lagi,,,lagian yg pingin disamakan sama persebaya ya sapa??
    @arif:
    yach begini saja,,saya bangga Arema juara Copa dgn GAK PAKE DUIT RAKYAT…
    pernah denger gak Real Madrid,Juventus,Man United ato Barcelona juara pake uang rakyat???
    klo gini sampean iso mbedakno khan??

    salam satu jiwa Arema…

  38. sampeyan iku piye ta……..
    ya kalo rakyate seneng bal yo ga masalah rekk………..

    mugo2 persebaya taon ngarep berprestasi…………..amin

    salam damai sesaat !!!

  39. @arif:
    wes simple ae wes sam…lek sampean duwe waktu,lek sempet sampean itung ae…dr jumlah rakyat Indonesia,itung ae brp persen yg seneng bal2an ligina?? lek jare ayas sam, mending uang APBD iku digawe ae ngangkat kemiskinan karo ningkatno dunia pendidikan…n liyan2nya sing luwih umum…

  40. 1. Budi Sudarsono – Persik (Asal Binaan Klub :SSB Fatahillah, Persebaya)
    2. Harianto – Persik (Asal Binaan Klub :Suryanaga, Persebaya)
    3. Suroso – Arema (Asal Binaan Klub :Sinar Naga, Persebaya)
    4. Roni Firmansyah – Arema (Asal Binaan Klub :IM, Persebaya)

    Nama2 diatas, apakah mrka loyal pada Persebaya???
    Jawabannya…. NEHI… NEHI…..
    Bahkan mati-matian Persebaya membujuk mereka utk kembali, yang lebih membuat BONEK NANGIS DARAH DI KANDANG SENDIRI adalah musim lalu gawangnya dihancurkan oleh Roni Firmansyah yang merupakan pemaen hasil binaan Psby sendiri..

    Kalo melihat masa lalu dan Pengakuan sejumlah mantan tokoh dan Pemaen Psby, klub tersebut sering menghalalkan segala cara untuk berprestasi, Psby bahkan memaenkan SEPEK BOLA GAJAH lawan Persipura, BETAPA HINANYA PERSEBAYA.

    Orang2 Psby jg pernah mencoreng muka Indonesia di event Internasional. :
    Bejo Sugiantoro dan Uston Nawawi Gagal Mengeksekusi penalti di Final Sea Games Jakarta ’97, Akhirnya Indonesia malu di kandang sendiri.BETAPA HINANYA PERSEBAYA.
    Timnas Indonesia yang Mayoritas diisi pemaen Psby dan dilatih Rusdi B, Gagal di Piala Tiger, Bahkan Saat itu Mursyid Efendi Membuat Goal Bunuh Diri untuk menghindar pertemuan dengan Tuan Rumah Vietnam. Sekali lagi…BETAPA HINANYA PERSEBAYA.

  41. @bonek Paiton:

    1. I Putu Gede – Persita (Asal Binaan Klub :Persebaya)
    2. Hendro Kartiko – Arema (Asal Binaan Klub :Persiwangi Banyuwangi)
    3. Budi Sudarsono – Persik (Asal Binaan Klub :SSB Fatahillah, Persebaya)
    4. Harianto – Persik (Asal Binaan Klub :Suryanaga, Persebaya)
    5. Suroso – Arema (Asal Binaan Klub :Sinar Naga, Persebaya)
    6. Roni Firmansyah – Arema (Asal Binaan Klub :IM, Persebaya)
    7. Agung Prasetyo- Eks Kiper Arema/Deltras(Hasil Binaan Kompetisi Internal Psby)

    Coba lihat pemaen2 diatas, apakah mrk setia/loyal pada Psby?? Jawabannya…. NEHI… NEHI…..
    Yang lebih tragis lagi Psby telah mati-matian menggandoli mrk,namun mrk menolaknya. Dan yang LEBIH MENYAYAT HATI, musim 2007 gawang Psby dihancurkan oleh Roni Firmansyah-Arema (Asal Binaan Klub :IM, Persebaya)

    Kalo menengok masa lalu, Persebaya punya pengalaman yg sangat Memalukan, mrk pernah memainkan sepak bola gajah melawan Persipura untuk berprestasi, ditambah pengakuan mantan tokoh & pemaen Psby bahwa mrk menghalalkan segala cara untuk mncapai prestasi..

    Di Sea Games pemaen mrk jg prnh bkin Malu Indonesia, saat itu Babak Final Bejo S & Uston N Gagal mengeksekusi Penalti dan akhirnya Indonesia pun gagal..
    Di Piala Tiger jg gitu, Mursyid Efendi bikin Goal Bunuh Diri untuk menghindari Tuan rumah Vietnam,Sungguh memalukan..!!!
    Belu lagi Bonek yang tiap musim slalu bikin Kerusuhan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s