Janu Hengkang? Strategi Mie Rebus vs Gulai Kambing


Laksana petir di siang hari bolong di (sebagian) telinga nawak-nawak Aremania, jelang babak delapan besar Liga Indonesia 2008, tiba-tiba headcoach Miroslav Janu
memutuskan untuk mengundurkan diri dari AREMA.

Perasaan heran mulai nampak ketika ayas dan nawak Zoel dari Ongisnade.net menyambangi skuad AREMA saat latihan rutin di stadion BRANTAS kota Batu pada Rabu 9 Januari 2008, headcoach Miro tidak menampakkan batang hidungnya di lapangan.

Sempat muncul guyonan dari kami berdua, mungkin Miro sedang menikmati “CUTI BERSAMA” yang akhir akhir ini marak sekali muncul di era pemerintahan SBY – JK.

Tapi guyonan kami kemudian berubah menjadi (sedikit ) kecemasan, saat mengetahui beberapa rekan rekan wartawan dari salah satu media di kota Malang, menempatkan absennya Miro pada sesi latihan sebagai Headline News! kecurigaan kami mulai menguat saat asisten pelatih M. Taufan, menanggapi secara “misterius” perihal absennya Miro sore itu.

Singkat cerita, selang beberapa jam setelah itu, kami memperoleh informasi via telephone dari nawak El – Kepet, anchor dari Bos Bal balan Bos Radio Senaputra, yang mengatakan bahwa headcoach Miroslav Janu memutuskan untuk RESIGN dari AREMA MALANG pada detik detik terakhir jelang babak delapan besar LIGINA.

Jujur saja, ayas langsung tersenyum simpul setelah menerima informasi tersebut. bukan apa apa, tetapi manuver Miro ini (dalam perspektif bargaining bisnis) sangatlah STRATEGIS!….. lho strategis? …IYA !… bagi siapa?….. ya bagi pribadi Miro tentunya.

Mudahnya begini, sebagai catatan, Miroslav Janu baru saja bergabung di AREMA pada awal musim 2007. dengan terseok seok tentunya. anda pasti ingat, beberapa nawak Aremania banyak yang kontra dengan kepemimpinan Miro di awal musim.

Bongkar pasang pemain pun terjadi, dan menggusarkan (sebagian) orang. mulai dari di “buang” nya beberapa pemain idola Aremania yang dianggap tidak cocok dengan gaya permainan ala Janu. sampai pada keluarnya Toni Ho beberapa waktu lalu.

Pendeknya, sebagian besar keputusan Miro selalu KONTROVERSIAL!

Tapi, seiring berjalannya waktu banyak sekali nawak nawak ayas, yang lebih paham tentang sepakbola dibandingkan ayas yang mengatakan bahwa gaya permainan Miroslav Janu ini “lain”… “lebih halus”…. bahkan ada juga yang bilang, gaya permainan AREMA sudah mirip dengan pola permainan khas klub klub EROPA.

Yang jelas, dalam waktu singkat. seperti yang telah kita ketahui bersama, AREMA baru saja lolos babak delapan besar. sangat jelas, dibalik kontroversial nya Miro ada satu hal yang ditawarkan pelatih asal Ceko ini yaitu : KUALITAS!

Ibarat wisata kuliner… di awal musim banyak nawak Aremania yang ” nggak doyan ” sama “masakan” Miroslav Janu.
” Gak enak ! ”
” Kurang Asin ! ”
” Kurang Pedes ! ”
” Kurang Kanyab ! ” ha..ha..ha..

Tapi, setelah lolos babak delapan besar… Miroslav Janu ibarat sedang menyuguhkan “Gulai Kambing” yang panas…. aromanya mantap… kuahnya…mmm… ada sedikit bawang goreng yang wangi…. kecap manis….ufffff….. plus segelas wedang beras kencur yang hangat….. pastinya… MAK NYUSSS !! ha..ha..ha ( waduh sampek ngelek idu…) dan kita pun minta nambah.

Masalahnya, harga seporsi Gulai Kambing di warung, biasanya lebih mahal dibanding kalau sampeyan order Mie Rebus di WARNET! iya tohh… Gulai Kambing bisa sampai kisaran Rp.12.000,- Wedang Beras kencur sekitar Rp. 2500,- total total sekitar Rp.14.500,- belum termasuk rokok. Lha… kalau Mie Rebus paling dua ribu! selesai.

Ini KHAS manuver PEBISNIS! ( kebetulan ayas juga dari masyarakat bisnis…he..he dan pernah melakukan strategi serupa. )

Kalau doyan, ya…monggo tanduk ( nambah ). tapi ya bayar lagi…. Berapa?…ya itu empat belas ribu lima ratus…. tapi itu dulu… sekarang harganya naik mas… jadi Tujuh belas ribu ! soalnya harga daging kambing di Ceko lagi naik… he…he… wah… tapi lagi nggak bawa duit mas…. gimana? ya terserah… kalau mau nambah silahkan… kalau tidak ya terserah sampeyan.

Dipilihnya detik detik akhir menjelang babak delapan besar untuk tawar menawar kontrak ini memperkuat Bargaining Position Miro Janu. Sebab dia merasa bahwa AREMA “butuh” dirinya untuk mengawal di babak krusial ini. Lalu apakah kasus Gulai Kambing ini adalah suatu masalah bagi kita para Aremania? jawabnya TERGANTUNG ! anda niat mau nambah atau tidak.

Tapi kalau menurut ayas pribadi jawabnya : BUKAN MASALAH !
dengan Resignnya Janu, “Hilangnya” Tarikh, Cederanya Serge… seolah olah kita disuguhi Mie Rebus harga dua ribuan. tapi, sepertinya bukan AREMA kalau tidak disuguhi MASALAH! justru kualitas sesuatu terbentuk dengan tempaan tempaan seperti ini.
AREMA dan AREMANIA tumbuh besar dan disegani di kancah sepakbola nasional berkat satu guru besar yaitu… MASALAH.
kita sudah terbiasa menghadapinya… dan menyelesaikannya… itulah yang mendewasakan kita semua.

AREMA dan AREMANIA menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia bukanlah SULAPAN…
AREMA hanyalah satu dari sedikit tim swasta yang berprestasi di kancah Nasional tanpa dana APBD… apa kita mundur? TIDAK!
AREMA pernah mengalami krisis uang, lalu Aremania harus urunan uang receh untuk operasional…apa kita mundur? TIDAK!
AREMA sering dirugikan oleh keputusan keputusan PSSI yang menyebalkan…apa kita mundur? TIDAK!
LUCKY ACUB ZAENAL terpaksa menjual AREMA pada Bentoel grup, apakah beliau kehilangan jiwa “SINGO” nya? TIDAK! ….Sekarang…. Miroslav Janu minta mundur gara gara kambing…. APAKAH KITA AKAN MUNDUR?? anda tahu jawaban ayas….

Kalau Miroslav Janu positif mundur, berarti tidak ada lagi Gulai Kambing…. Yang ada dihadapan kita adalah Mie Rebus… ya sudah….Tinggal… tambahkan telur mata sapi, tambahkan potongan sosis dan kornet eceran…tambahkan lagi sausnya… beri potongan daun seledri… dan ambil tomat segar untuk hiasan di kulkas ibu kamu…. lalu beli Cappuccino Sachet harga seribuan.

Bukankah itu MENU ISTIMEWA..?

ADA atau TIDAK ADA pelatih…. kita semua adalah Supporter…yang tidak terbendung!
ADA atau TIDAK ADA pelatih…. kita tak akan berhenti mendukung!

Berdoalah untuk menang kawan..! ayas sudah penasaran… betapa…… para petinggi petinggi PSSI dan Klub Klub lain akan…. MENGGEREMATAK kan giginya… melihat SEMANGAT, OPTIMISME, dan KEMENANGAN kita pada liga tahun ini dengan ada atau tanpa pelatih sekalipun…. apakah ini terdengar sedikit kurang realistis?? Ingatlah… bahwa selalu ada yang PERTAMA dalam segala sesuatu…. dan kita akan jadi yang pertama, berjuang tanpa Head Coach…..

Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!

Musim ini, kita akan hadapi dengan Mie…Telur…Kornet…. Kopi Sachet…apapun yang terjadi terjadilah….
Musim depan…mungkin sudah waktunya untuk ganti menu….. sudah terbayang di benak ayas….. BISTIK AYAM,KENTANG dan Anggur DON PERIGNON !

Salam Satu Jiwa…. Satu Kata…. AREMA !

*) ditulis oleh Galih Wirjoatmodjo

21 pemikiran pada “Janu Hengkang? Strategi Mie Rebus vs Gulai Kambing

  1. oYiiii tOk bozzzz….!!!

    seng penteng nganem lan dame teko malang nang kediri sampe jakarmen…ben piala liga djarum indonesa 2007 iso di gowo nang ngalam…

    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!
    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!
    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!
    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!
    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!
    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!
    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!
    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!
    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!
    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!
    Berhentilah khawatir terhadap masalah masalah ini…..BERFIKIRLAH MENANG! maka KITA AKAN MENANG!

  2. Setuju Sam………………………………………………………………..
    hari ini dan kedepan………..kita terus maju dan tetap ada. ono ora ono pelatih …….. juara liga 2007 kecekel tangan, karena AREMANIA adalah darah.Super liga 2008 kari mangan enak kok.
    AREMA dan AREMANIA hidup tidak dari belas kasihan, kita hidup dari diri kita sendiri dan kekompakan. Maju terus …………………………

  3. kita sebagai aremania yang ada di seluruh dunia akan selalu mendukung arema apapun kondisi arema sekarang. kita sebagai aremania teteap yakin arema jadi juara ligina 2007.dan terima kasih buat janu yang telah bikin arema kyak tim di eropa.
    AREMA SUDAH JUARA
    JUARA COPA INDONESIA
    TAHUN INI JUARA LIGINA

  4. Kemarin QT banyak MASALAH …

    Sekarang QT dihadapkan MASALAH…

    Besok QT menuntaskan MASALAH itu…

    QT (AREMA) selalu VS MASALAH dan bagaimanapun juga QT selalu menemukan jalan keluarnya..

    Tak ada pelatih….AREMA akan dan akan tetap berdiri tegak …salam satu jiwa kawan..

  5. UJUTES !!!
    cuman masalah seperti ini, bukan apa-apa !! NOTHING !!
    AREMA pernah dapat masalah yang lebih besar, dan semua terbukti berjalan lancar-lancar aja !!

    PULANGLAH KE CEKO JANU !!
    URUSLAH PETERNAKAN KAMBINGMU !!

    SALAM SATU JIWA…
    BRAVO AREMANIA !!!
    AREMA AKAN TETAP BERJAYA KAWAN…

  6. diambil dari DetikSport.com :

    Arema Malang memutus kontrak pelatih Miroslav Janu, Rabu (9/1/2008). Keputusan ini diambil menyusul tidak ada kesepakatan antara “Singo Edan” dengan pelatih asal Republik Ceko itu soal besarnya nilai kontrak.

    “Mulai hari ini Miro tidak di Arema,” ungkap Assisten Manajer Arema, Muhammad Taufan. Tentu keputusan manajemen Arema ini mengejutkan Aremania, suporter fanatik Arema, mengingat tim berjuluk Singo Edan ini tengah mempersiapkan diri berlaga dalam babak 8 besar.

    Taufan menuturkan, kontrak awal Miro berakhir 31 Desember 2007 lalu, kemudian diperpanjang hingga akhir Januari. Namun dalam negosiasi tidak ada kesepakatan mengenai nilai kontrak yang diajukan Miro. Taufan sendiri enggan menyebutkan besar nilai kontrak yang diajukan pelatih 49 tahun itu.

    “Sebenarnya manajemen ingin mempertahankan Miro dan Miro juga ingin tetap melatih di Arema. Tapi dalam negosiasi tidak ada titik temu,” jelasnya. Selanjutnya posisi pelatih diambil alih Joko Susilo dan Herman Kadiaman yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih dan pelatih kiper.

    Dia menjelaskan diputusnya kontrak Miro ini tidak menganggu konsentrasi tim dalam laga babak 8 Besar Liga Indonesia. Taufan juga berharap pergantian pelatih ini tidak sampai mengendurkan semangat Aremania untuk mendukung tim kebanggannya. (din/ian)

  7. Biarin saja Janu pergi. Dia pelatih tanpa karakter, nilai jual akan melorot. Karena dia mek sakmono tok.

    Yang penting kita ingak KER! Jangan berbuat rusuh di Kediri atau di Sidoarjo. Saya sedih dengan kelakuan Jakmania sudah ketularan tetangganya di Ja-Bar dan Ja-Tim.

    Mari kita dukung tim kesayangan kita dengan sikap sportif, tunjukkan bahwa kita adalah pecinta bola sejati, kreativ dan menyuguhkan atraksi menarik.

    Sponsor akan terus cinta mendukung Arema!

    Salam Satoe Jiwa

  8. AREMA DAN AREMANIA SUDAH SANGAT AKRAB DENGAN MASALAH,KITA JADI SUPPORTER TERBAIK JUGA KARENA KITA DEWASA DALAM MENGHADAPI MASALAH YANG SENANTIASA MENGHADANG PERJALANAN AREMA.DAN DENGAN MUNDURNYA JANU KITA HARUS BISA MENYIKAPINYA DENGAN BIJAK DAN SO PASTI AREMA DAN AREMANIA PASTI BISA MENGATASINYA.JANU TAK ADA JOKO SUSILO PUN JADI..OYI NGGAK KER !!!!.DAN YANG TERPENTING LAGI AREMANIA HARUS BISA BERTINGKAH SANTUN DAN TIDAK MELAKUKAN ANARKISME DI IRIDEK.APAPUN HASIL PERTANDINGAN WAJIB DITERIMA DENGAN LAPANG DADA. ADA WAKTUNYA MENANG ADA PULA WAKTUNYA KALAH.ITU HAL BIASA DALAM DUNIA SEPAKBOLA.

    SIAPAPUN PELATIHNYA,AREMA LAH JUARANYA !!!!!!!!

  9. Wis sekarep2 e janu utem tekan arema.Loro ati krungu janu utem disaat arema kate berjuang nang 8 besar,tp yo opo maneh,yo opo2 janu yo tau dadi bagian tekan arema.Saiki minggat2 o sing adoh tekan malang.
    Tail arema vs mitra kukar tanpa janu,niam e arema kipa lop,semangat tinggi,tanpa tekanan,komunikasi oke antar pemain nang lapangan dibanding pas lawan persikubar.
    ayo arema enjoy aja!
    aremania selalu mendukung!

  10. Miro Ingin Comeback, Arema Menolak

    Sehari setelah meninggalkan Arema Malang, Miroslav Janu secara mengejutkan ingin kembali membesut “Singo Edan”. Namun berdasarkan kesepakatan bersama, keinginan itu ditolak mentah-mentah.

    Adalah Sekretaris Umum Yayasan Arema, Satria Budi Wibawa, yang mengungkapkan hal tersebut sesaat sebelum Arema melakukan laga ujicoba dengan Mitra Kukar di Stadion Gajayana, Kamis (10/1/2008) malam. More…

    “Saya siap comeback ke Arema tanpa tambahan (bayaran kontrak) seperti yang saya minta,” ungkap Satria menirukan pernyataan Miroslav Janu.

    Disebutkan Satria, Miro — begitu Miroslav Janu akrab di sapa — sempat menemuinya di mess Arema Jl Raya Sengkaling, Dau, Kabupaten Malang, Kamis (10/1/2008) siang. Kalau kemudian Miro gagal kembali membesut Arema itu bukan hanya keputusan pihak manajemen.

    Permintan Miro kembali ke kursi pelatih juga disampaikan pada seluruh pemain. Setelah dibahas bersama selama 10 menit barulah diambil keputusan penolakan sekaligus penunjukkan duet Joko Susilo dan Herman Kadiaman sebagai pelatih baru.

    “Penetapan Joko dan Herman sebagai pelatih sudah bulat melalui keputusan yang demokratis antara pemain dan pengurus,” jelas Satria yang juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Miro yang dianggap telah membangun Arema dan mengantar ke babak delapan besar.

    Soal peluang Arema di babak delapan besar, Satria berharap terulangnya sejarah seperti saat di era Galatama tahun 1993. Saat itu Arema menghadapi krisis pemain dan krisis manajemen, namun tetap dapat melaluinya dengan mulus dan bahkan menjuarai Galatama.

    “Meski berbeda, semoga sejarah kembali terulang. Saat itu merupakan Galatama terakhir, sekarang juga Liga Indonesia terakhir tahun depan Super Liga,” tuturnya.

    Dalam kesempatan terpisah Miro menjelaskan alasannya meminta tambahan komisi yang kemudian berbuntut putusnya hubungan dengan Arema. Disebut pelatih asal Republik Ceko itu, komisi tambahan berhak diterima karena dia telah membatalkan kontrak dengan Slavia Praha. “Logis kan, saya harus dapat tambahan komisi,” terangnya.

    Ditambahkan Miro, persoalan ini mencuat karena molornya kompetisi Liga Indonesia yang biasanya berakhir pada bulan November. Namun di musim ini setelah memasuki bulan Januari kompetisi baru masuk babak delapan besar, padahal kontrak Arema dengan Miro dan para pemain memang sudah berakhir 31 Desember 2007. (din/ian) Eko Widianto – detikSport

    *) diambil dari Detiksport.com

  11. LADHUB….
    JALAN TERUS KER…
    AREMA GAK BISA DIPERMAINKAN…
    AREMA PUNYA PRINSIP…
    LADHUB…

  12. kita nakam gulai kambing kemarin setelah kita kehilangan bakso bakar kidul pasar dan sego goreng resek kasin (copa dan LCA).
    dan kalo cuma sekedar gulai kambing ayas kira joko susilo dan herman bisa menyajikan. ongkos jauh lebih murah, rasa sama!!
    yang bikin nawak ewed lagi, asli ngalam!!

    LADUB IRIDEK KER!!!

  13. masio gak karo STMJ(STrategi Miroslav Janu) sing penting sarapan joko Getuk susilo + ngombe herman Ipok kadiaman cukup wes.(hwakakaka..) kita sikat piala indonesia kita bawa ke bumi arema ker..

  14. “””Tapi, seiring berjalannya waktu banyak sekali nawak nawak ayas, yang lebih paham tentang sepakbola dibandingkan ayas yang mengatakan bahwa gaya permainan Miroslav Janu ini “lain”… “lebih halus”…. bahkan ada juga yang bilang, gaya permainan AREMA sudah mirip dengan pola permainan khas klub klub EROPA.

    Yang jelas, dalam waktu singkat. seperti yang telah kita ketahui bersama, AREMA baru saja lolos babak delapan besar. sangat jelas, dibalik kontroversial nya Miro ada satu hal yang ditawarkan pelatih asal Ceko ini yaitu : KUALITAS!”””

    Kutipan ini aye demen nih… memang Arema bila kita amati di era kepelatihan Miroslav Janu memang mengadopsi strategi modern sepakbola eropa khususnya formasi 4-4-2 khas Inggris…

    4-4-2, dengan permainan short passing en mengandalkan bek sayap untuk tumpuan menyerang daripada gelandang sayap. Seorang target man di depan yg mempunyai postur en jumping yg bagus untuk strategi counter attack, memotong garis lini distribusi bola dari belakang ke tengah(direct pass).

    bila anda perhatikan strategi yg dimainkan Arema, memang mirip dengan timnas Inggris.

    Ciri khas utama yaitu, mengandalkan keandalan bek sayap yg mempunyai kemampuan yg menyerang dan fisik yg bagus, duo papua kita, Ortizzan Salossa en Il Capitano Alex Pulalo, yg ibarat Ashley Cole en Gary Neville/Micah Richards

    Ciri Khas kedua yaitu karakter gelandang yg tipikal worker en penyeimbang seperti Ponaryo, Ronny, en Sutaji… ibarat di Inggris, Frank Lampard , Steven Gerrard, Michael Carrick,.

    Ciri khas ketiga, menduetkan striker yg mempunyai karakter yg sprinter+teknikal dengan target man yang mempunyai fisik dan postur yg bagus untuk menahan dan menyundul bola. Mbamba(target man) dengan Pato dan Serge yang mempunyai teknik dan kecepatan yg bagus. Peter Crouch dan Michael Owen di timnas Inggris contoh eksportnya..

    Bila kita melihat tim2 Indonesia saat ini, banyak yg menggunakan pola klasik standart 3-5-2 yg populer di era 60-70an….. sayang apabila Arema pasca Janu ditangani oleh pelatih yg gemar menggunakan pola klasik seperti diatas. Ibarat kita kehilangan suatu ‘unique attractiveness’ yg ada di dunia sepak bola kita…

  15. arema iku banyak masalahnya cak
    buktinya semua pemain maupun pelatih dalam waktu 1 musim kompetisi pada gak kerasan semua
    saya juga gak habis pikir apa masah di dalam tubuh arema

    Joma Ballah
    pergi gak kerasan…….. cok…….
    Tarikh Al Janaby yang d gadang2 berkemampuan hebat
    pergi gak kerasan……. cok…..
    miroslav janu pelatih yang sukses membawa pemain2 ndeso
    pergi gak kerasan……. cok…..

    karena apakah itu?????
    ngono kok sek di bangga no cok………
    itu tandanya para pengurus anda pada ga becus…

    ijo…. ijo…. ijo…..
    oke…..

  16. bukanya ga becus bro soalnya mereka ga lolos seleksi alam karena mereka ga punya jiwa singa , liat deh persebonek yang sudah mau bangkrut hehehe brati gak lolos seleksi kabeh alias ajor kabeh

  17. @ thenk bonek mania

    untuk saudara se Jatim – thenk bonek mania ( green force )
    yang terhormat.

    mungkin yang saudara katakan ada benarnya juga… ada beberapa ketentuan ketentuan didalam management AREMA yang cukup tinggi standardnya….

    entah itu tentang kedisiplinan, professionalisme, dan lain sebagainya… memang tuntutan yang cukup berat.

    sehingga bila ada yang tidak kerasan ( karena tidak mampu mengikuti standar tinggi AREMA ) ya saya setuju sama sampeyan….

    itu semua semata mata, untuk meningkatkan kualitas tim sehingga bisa memiliki performance yang lebih baik….

    kalau kualitas tim bisa lebih baik.. maka di pentas sepakbola nasional, kita bisa membawa nama baik Jawa Timur.. dan nama baik Indonesia dikancah sepakbola internasional…

    Saya selalu mendoakan, semoga sepak bola kita semakin berkualitas di masa yang akan datang….

    Kalau bukan kita kita sendiri ( AREMA dan AREMANIA ) juga sampeyan
    ( PERSEBAYA dan GREEN FORCE / BONEK MANIA )

    siapa lagi yang akan bawa nama baik JAWA TIMUR…?

    Salam dari saya buat rekan – rekan di Surabaya.

  18. Semua masalah yang menghadang, semua cobaan yang terbentang dan semua pahit-getir kehidupan yang coba menghalang…..

    Kami tetep percaya pada persaudaraan satu jiwa dalam diri AREMANIA dan keteguhan tanpa batas dalam diri AREMA……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s