Arema Junior Juara Nasional


Arema JuniorTim Arema Malang Junior tampil sebagai juara Kompetisi PSSI Liga Remaja U-18 Tahun 2007. Dalam laga final memperebutkan Piala Soeratin di Stadion Bea Cukai Rawamangun, Jakarta Timur, ‘Tim Singo Edan’ yunior mengubur ambisi tim Persimuba Musi Banyuasin dari Sumatra Selatan dengan skor 2-1.

Disaksikan sekitar 5000 penonton, kedua tim bermain imbang 1-1 pada babak pertama. Namun di babak kedua, Arema berhasil unggul 2-1. Usaha Persimuba menyamakan kedudukan gagal, meski mendapat dukungan langsung dari Ketua Pengda Sumsel Sofwan Rebuin, Manajer Sriwijaya FC Baryadi, dan Ketua Harian Pengda Sumsel Bakti Setiawan yang juga menjabat Wakil Ketua BLA PSSI.

Selain mendapat Piala Bergilir, Piala Tetap PSSI, dan medali emas, Arema Malang Jr berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp 25 juta. Sedangkan Persimuba mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp 15 juta, di samping Piala Tetap PSSI dan medali perak.

Sebelumnya, Persipura Jayapura Jr merebut posisi ketiga setelah mengalahkan Aceh Putra Galatama (APG) 3-2. Tim dari Tanah Papua itu berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp 10 juta, Piala Tetap PSSI, dan medali perunggu.

Dalam pertandingan final itu, beberapa pengurus teras PSSI yang hadir antara lain Ketua Badan Liga Amatir (BLA) Subardi, anggota Komite Eksekutif M. Zein, Haruna, dan Ferry Paulus.

Apresiasi Buat Peserta

Ketua Badan Liga Amatir (BLA) PSSI Subardi menyatakan puas atas penyelenggaraan kompetisi Liga Remaja U-18 tahun 2007. Selain penyelenggaraan berjalan lancar, semua tim juga menunjukkan komitmen yang kuat untuk mencetak pemain muda melalui kompetisi kelompok umur.

“Saya puas dan menaruh apresiasi terhadap semua tim peserta. Sebab, kompetisi U18 tahun ini berjalan cukup lancar. Kualitas tim-tim juga bagus. Ini menunjukkan komitmen klub dan daerah terhadap pembinaan pemain muda cukup tinggi,” ujar Subardi di sela-sela menyaksikan partai final dan perebutan tempat ketiga.

Subardi secara khusus menyoroti kualitas permainan empat tim semifinalis. Ia memuji kualitas teknik keempat tim. Empat pemain Persimuba bahkan masih berusia 15 tahun.

“Postur mereka juga ideal. Pemain berbakat dengan postur bagus sudah dicatat oleh Tim Monitoring PSSI dan masuk bank data PSSI,” ujar Subardi. Tim Monitoring PSSI antara lain dua pemain legendaris Indonesia tahun 1970-an, Ronny Patinasarani dan Risdianto.

Fenomena ini, menurut Subardi, sangat positif bagi mutu kompetisi amatir musim 2008, yaitu Divisi II yang memakai pemain usia di bawah 23 tahun dan Divisi III yang mengharuskan memakai pemain usia di bawah 21 tahun. ”Berarti pula, akan banyak pemain muda berbakat siap berlaga di dua jenjang kompetisi amatir itu nanti,” jelas Subardi.

Sebaliknya, prestasi Arema Malang Jr dan Persipura Jr juga sangat positif sebagai persiapan menuju Liga Super mulai 2008. ”Sebab, semua peserta Liga Super nanti diwajibkan memiliki tim yunior dalam beberapa kelompok umur,” kata Subardi. (yos)

diambil dari pssi-football.com, foto: MalangPostNews.co.id 

11 pemikiran pada “Arema Junior Juara Nasional

  1. selamat buat KIDA-KIDA AREMA JUNIOR!!!!! WE ARE THE CHAMPIONS!!! semoga prestasimu dapat ditingkatkan, dan dapat ditularkan ke AREMA senior, semoga jadi juara liga thn ini!!! SALAM SATU JIWA

  2. Tim Arema Jr akhirnya mewujudkan impiannya tampil sebagai jawara Liga Remaja Nasional (LRN) PSSI Piala Soeratin U-18, tahun ini. Kepastian meraih juara nasional ini setelah Faris Bagus dkk berhasil menumbangkan Persimuba Musi Banyuasin 2-1 (1-1) di partai final yang berlangsung di Lapangan Bea Cukai, kemarin sore. Gelar ini melengkapi koleksi gelar yang sudah dikoleksi Arema. Sebelumnya, Arema juara Galatama 1992/1993, juara Divisi Satu 2004, juara Copa Indonesia 2005 dan 2006.

    Gol kemenangan Arema Jr masing-masing dicetak Sunarto (14), Dicho Churniawan (87). Sedangkan gol balasan lawan dicetak Dimas Galih (22) melalui titik pinalti setelah pemain belakang Arema Jr hands ball di daerah terlarang.

    Pertandingan partai final kemarin berlangsung sangat menarik. Kedua tim bermain cukup bagus dengan mengandalkan permainan teknik. Baik Arema jr maupun Persimuba menunjukkan permainan cepat serta saling menyerang.

    Sejak menit-menit awal, kedua tim langsung mengebrak pertahanan lawan. Beberapa peluang tercipta dari kedua kubu.

    Pertandingan baru berjalan menit ke 14, tim asuhan pelatih Setyo Boediharto berhasil memimpin setelah Sunanto berhasil memperdayai penjaga gawang Ahmad Ansor. Tendangan kerasnya gagal ditepis sehingga Arema Jr unggul 1-0.

    Merasa berada di atas angin, pemain-pemain Arema Jr semakin bersemangat melakukan serangan. Beberapa kali duet Ribut Wahyudi dan Adang Kurniawan mampu mengancam gawang lawan.

    Sebaliknya, Persimuba yang sudah ketinggalan satu gol tak mau menyerah begitu saja. Tim asuhan pelatih Kas Hartadi mencoba bangkit dengan melakukan serangan balik. Hasilnya, di menit ke 22, mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui kaki Dimas Galih.

    Gol ini bermula dari serangan yang dibangun pemain-pemain Persimuba dari sector tengah. Saat berada di daerah 16, bola menyentuh tangan Dicho Churniawan. Wasit Hidayana yang memimpin jalannya pertandingan langsung menunjuk titik putih. Dimas yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1.

    Setelah kedudukan imbang, pertandingan kedua tim semakin seru. Hanya saja karena disiplinnya pemain belakang, hingga babak pertama usai skor tidak berubah.

    Memasuki babak kedua, Arema Jr tetap saja gencar melakukan serangan ke daerah pertahanan lawan. Namun, serangan yang dibangun selalu gagal di barisan belakang Persimuba.

    Beruntung, tiga menit sebelum pertandingan usai, Dicho Churniawan mampu membuyarkan ambisi Persimuba. Golnya di menit-menit terakhir mampu mengantarkan timnya mencetak sejarah dengan menjuarai Piala Soeratin.

    Gol ini bermula dari tendangan bebas yang dilakukan Faris Bagus Dinata dari luar kota pinalti. Bola diarahkan ke depan gawang lawan dan sempat terjadi sekelumit. Bola liar disambut Dicho dengan tendangan kerasnya dan mengoyak jala lawan.

    Beberapa menit setelah gol tercipta, wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai. Kemenangan ini langsung disambut gembira seluruh ofisial Arema Jr. Bahkan para pemain Arema Jr langsung sujud syukur menyambut kemenangan ini.

    ‘’Anak-anak bermain luar biasa malam ini. Kita sangat bangga bisa mengantarkan Arema Jr tampil sebagai juara,’’ kata pelatih Setyo Budiarto kepada Malang Post seusai pertandingan.

    Sementara itu pelatih Persimuba Kas Hartadi mengaku tidak terlalu kecewa dengan hasil yang diraih anak didiknya. Pasalnya, kedua tim tampil sangat bagus dengan tempo tinggi serta teknik yang bagus.

    ‘’Kita hanya kalah nasib saja mas. Kedua tim bermain sangat bagus,’’ katanya.
    Dengan kemenangan ini pula, Arema Jr berhak memboyong Piala Soeratin dan uang pembinaan sebesar Rp 20 Juta. Sementara juara II berhak mendapatkan uang pembinaan Rp 15 Juta. Seusai pertandingan, pemain-pemain Arema Jr langsung bertolak ke Malang dengan menggunakan bus.(saf)

  3. moga moga prestasi ini berimabas di tim senior. yang penting bisa maen di LCA 2008. sudah ditunggu GAMBA OOSAKA

  4. talames buat kida” junior
    semoga kemenangan memperoleh juara bisa menular ke arema senior. aminnnnnnnnnnnnn

  5. Ping balik: OngisNade.Net » Arsip Artikel » Duo Arema Junior ke Uruguay

  6. selamet yaw bwat kka9″ arema junior yg uda menang !!! moga kaliand jgag bisa menang di piala GuberNur …. cHiayOOO !!!!!!!!!!!

  7. saya mau tanya,, ada gak nama-nama calon atau para arema junior,, saya mau tanya yang bernama Ardian Sandi Sahputra,,

  8. saya mau tanya,, ada gak nama-nama calon atau para arema junior,, saya mau tanya yang bernama Ardian Sandi Sahputra,,
    mohon dibalas yaa,,
    atau konfirm di FB q
    alamat nYah w_dietha@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s