Indonesia Menyerah di Tangan Suriah


Indonesia vs SuriahPenampilan impresif pada Juli lalu di Piala Asia 2007, tidak mampu diulangi Timnas Indonesia. Bermain di kandangnya sendiri dengan animo penonton yang tidak kalah hebohnya, Indonesia berharap banyak bisa memetik kemenangan menghadapi Suriah di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Asia putaran kedua.

Indonesia melaju ke putaran kedua tanpa bertanding. Di putaran pertama Indonesia melewati Guam tanpa bertanding setelah Guam mengundurkan diri. Sedangkan Suriah melewati hadangan Afghanistan dengan keunggulan aggregate 5-1.

Namun harapan mengulang momen indah itu tinggal harapan. Di Stadion Gelora Bung Karno (SGBK), Jakarta, tim asuhan Ivan Kolev menyerah telak 1-4 di tangan Suriah, Jumat malam (09/11) ini. Hasil pahit di kandang membuat kans Indonesia menuju putaran ketiga kemungkinan besar tinggal harapan.

Suriah membuka ancaman lewat tendangan menggunting Mohammed Al Zeno namun bola masih melambung di atas sasaran. Indonesia membalas lewat serbuan dari sayap kanan melalui Ian Kabes. Penyerang Persipura Jayapura ini mengirim umpan namun sepakan Bambang Pamungkas masih mendarat di atas gawang.

Menit ke-15 Indonesia memiliki peluang besar untuk menciptakan gol. Bambang yang lolos dari kawalan pemain bertahan lawan berhadapan dengan kiper Suriah, Musab Balhous namun bola sepakannya masih mampu diblok. Peluang juga dibuang Budi Sudarsono yang tandukannya melambung. Di saat mendapat tekanan, Suriah justru mampu mencuri gol lewat serangan cepat yang dibangun Attef Jenyat di sektor kiri.

Umpan silang mendatarnya gagal disapu sempurna oleh Mahyadi Penggabean dan bola liar langsung disambar Firas Ismael. Kiper Markus Horison tidak bisa berbuat apa-apa. Publik SGBK terdiam. Koordinasi pertahanan tim Merah Putih yang terbilang rapih di Piala Asia, malam itu tampil sangat rapuh. Hal itu terlihat dari gol kedua yang diciptakan Al Zeno di menit ke-34. Empat menit kemudian Indonesia bisa menghela nafas.

Pelanggaran terhadap Eka Ramdhani membuahkan penalti dan tugas dijalankan dengan sempurna oleh Budi. Namun dua menit sebelum turun minum, lagi gol yang tak perlu bersarang di gawang tuan rumah. Tendangan bebas yang dilepaskan kapten tim Zyad Zabo yang seharusnya mudah diantisipasi nyeplos di antara kaki Markus. Masa turun minum Suriah memimpin 3-1. Suriah yang percaya diri setelah memimpin dua gol menambah pundi-pundi golnya dengan gol keempat yang dijebloskan Raja Rafe. Indonesia 1 Suriah 4. Tugas teramat berat dipikul bagi Indonesia pada leg kedua di Damaskus yang menurut jadwal digelar 18 November.

diambil dari : Indonesia Menyerah di Tangan Suriah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s