Wawancara dengan Fernando Martin Stagnari


Real Arroyo SecoRabu malam, Fernando Martin Stagnari sudah gabung bersama pemain Arema di Bali. Stopper anyar asal Argentina ini juga sudah berlatih bersama pemain. Pemain berambut jabrik ini mengaku memiliki target secepatnya beradaptasi dengan pemain Arema. Lantas bagaiman obsesi dia? Berikut wawancara wartawan Malang Post, Poy Heri Pristianto dengan Fernando di Hotel Legian Espress Kuta, siang kemarin.

Bagaimana kabar anda?
Saya baik-baik saja. Meski saya sedikit capek karena Rabu kemarin, saya baru berangkat ke Singapura untuk minta izin masuk ke Indonesia. Padahal saya menempuh perjalanan udara dari Buenos Aires Argentina dan sampai di Jakarta, 25 Oktober lalu.

Komentar anda di hari pertama bergabung Arema?
Saya senang sekali karena sudah bisa gabung Arema. Saya juga langsung mulai ikut training center (TC) tim di Bali. Sekarang mulai coba adaptasi dengan permainan Arema dan karakter seluruh pemain di Arema.

Butuh waktu berapa lama untuk mengenal karakter permainan Arema dan rekan baru anda.
Saya harus secepatnya bisa adaptasi. Waktu kurang lebih satu bulan selama liburan kompetisi kali ini, akan saya maksimalkan untuk adaptasi. Tetapi saya harus pelan-pelan mengenal karakter permainan tim dan seluruh pemain di Arema. Saya yakin, sebelum Arema mulai main lagi di lanjutan Ligina, akhir November, saya sudah selesai adaptasi dan siap main.

Komentar anda soal defender Arema saat ini? Apakah anda juga siap bekerja sama dengan mereka?
Saya tahu, Arema punya banyak defender berkualitas. Tidak ada masalah, jika nanti bekerja sama dengan mereka. Saya coba maksimal latihan dan bermain dengan mereka. Sekarang saya coba mengenal mereka.

Bagaimana komentar anda setelah diintruksikan pelatih untuk menambah latihan fisik sendiri.
Tidak apa-apa saya latihan fisik sendiri di pantai seperti sore tadi (kemarin, Red). Setiba di Jakarta dari Argentina, 25 Oktober lalu, saya hanya jogging dan fitness saja. Karena saya sibuk urus persyaratan ITC dan KITAS sampai selesai. Tetapi saya terakhir main Divisi II Argentina, bersama Real Aroyo Seco saat kalah 0-1 dari Laplata, Sabtu (27/10) kemarin. Sampai matchday 15, Real Aroyo berada di peringkat dua klasemen. Saya tinggalkan Real karena kompetisi berakhir Mei 2008, saya pilih main di Arema.

Anda sudah tahu dengan kekuatan tim-tim lawan Arema di wilayah timur Ligina XIII dan seluruh tim Divisi Utama Ligina?
Saya mengetahui sebagian dari lawan Arema di Ligina XIII. Sebab saya main di wilayah timur saat masih bermain di PSM Makassar Ligina XI, lalu. Jadi sudah pernah bertemu tim seperti Persipura Jayapura, yang kini menjadi pesaing Arema di papan atas klasemen.

Bagaimana cara anda untuk mengetahui kekuatan tim lawan dan kualitas para pemain tim pesaing Arema.
Mungkin, saya akan pinjam rekaman pertandingan Arema selama di putaran pertama wilayah timur kemarin. Saya coba melihat kekuatan dan kualitas mereka bermain. Selain itu, saya juga akan coba banyak tanya ke teman-teman di Arema dan pelatih.

Target anda bersama Arema?
Saya ingin memberikan yang terbaik untuk Arema agar tim bisa meraih hasil maksimal musim ini. Saya pikir, semua yang ada di Arema juga punya target yang sama dengan saya, yakni Arema bisa menjadi juara ligina musim ini. Sekarang, semua coba pertahankan posisi Arema di papan atas klasemen sementara wilayah timur. (Poy Heri Pristianto)Sumber : http://www.malangpostnews.co.id/halaman.php?id_olahraga=9944

Iklan

4 pemikiran pada “Wawancara dengan Fernando Martin Stagnari

  1. FERNANDO 19
    KUTA – 07/11/07. Fernando Martin Stagnari, tidak hanya mempersiapkan diri dari sisi fisik dan stamina untuk membela Arema di sisa lanjutan putaran kedua Ligina XIII. Tapi pemain asal Argentina ini juga melakukan persiapan lain. Nah, untuk mengembalikan kondisi tubuh dan performance dia, adalah dengan menambah jam latihan. Terutama menyangkut penampilan dia dalam sebuah pertandingan.

    ‘’Aku harus punya persiapan maksimal sebelum Arema kembali main di Ligina, akhir November. Sebab aku sudah bisa langsung main untuk Arema karena sudah disahkan BLI,’’ ujar mantan pemain Real Aroyo Seco kepada Malang Post, kemarin.

    Pengesahan Fernando oleh BLI ditunjukkan melalui surat BLI bernomor 1905/SEKR/BLI/XI-07 tertanggal 2 November, ditanda-tangani Direktur BLI, Andi Darusalam Tabusala.

    Mantan pemain PSM Makassar ini berpeluang melakukan debutnya membela Singo Edan pada laga kandang menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, 22 November nanti.

    Sejak gabung dalam latihan Arema, Selasa (2/11) lalu, Fernando langsung adaptasi. Terutama menyangkut karakter permainan Arema dan mengenali tipikal rekan setimnya. Prose situ dilakukannya baik saat tim menyelesaikan latihan rutin dan turun pada dua uji coba selama program training center (TC) tim di Pulau Bali.

    Selain itu, persiapan lainnya yang dilakukan pemain kelahiran Santate, 6 April 1979 ini adalah dengan meminta nomor punggung. Awalnya, Fernando ingin dapat memiliki nomor punggung 29 selama tiga bulan masa kontraknya di Arema. Namun nomor itu kini sudah dikenakan bek kiri Andriansyah.

    ‘’Aku tidak masalah pakai nomor punggung berapa saja. Mungkin aku akan pakai no 19, karena pemain Arema lainnya tidak memakai nomor itu. Sebelumnya, saya suka pakai nomor 29, baik saat main di PSM Makassar musim 2004 dan Real Aroyo,’’ pungkasnya. (mpost)

    Diambil dari:
    http://www.bentoel-arema.com/news.php?action=lihat&isi_id=2449

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s