Menyambut “Indonesia Damai”


Kemarin kemresek2 karena gelombang gak begitu dapet ndik hamur, radio Mass FM ada acara siaran reguler Aremania. Kebetulan topiknya ttg acara Suporter Jawa-Bali bertajuk “Indonesia Damai”. Kebetulan yg ayas denger lamat-lamat gak jelas dan lanek suarane yaitu suara Haji Slamet diantara yg hadir di radio.

Topik yg menjadi diskusi seru adalah pertanyaan seputar kenapa panitia “Indonesia Damai” tidak mengundang perwakilan bonek & sakera?

Beberapa komentar yg ayas sempat dengar sekilas berpendapat bahwa alasan tidak diundangnya bonek & sakera adalah karena mereka suporter anarkhis, punya hubungan yg tidak baik dengan Aremania yg disela-selanya ada kenangan yg menyangkitkan hingga jatuhnya korban meninggal.

Sebenarnya ayas kemarin malam ingin sekali nimbrung dalam diskusi tp karna gak tau no noplete, ayas hny bs puas sbg pendengar. Yg perlu digarisbawahi dalam tulisan ayas ini bahwa ayas gak ngurus bonek atau sakera diundang atau tidak.. Tapi tentu ada pertanyaan seperti komentar2 yg masuk di radio semalam. Ayas hanya bisa kasih komentar dan kesimpulan atas diskusi masalah tsb yaitu:

1) Apa saja positif dan negatifnya mengundang bonek dan sakera? Mana yg lebih banyak, bisa menjadi bahan pertimbangannya..
2) Apakah hasil keputusan ini sesuai dengan tujuan acara ini?
3) Salah satu kesimpulan ayas yg lainnya, tujuan acara ini adalah salah satunya menambahkan citra baik Aremania dalam menularkan virus damai ke seluruh suporter Indonesia. Efeknya scr otomatis popularitas kreatifitas dan nama Aremania akan bertambah melambung di Indonesia. Diakui atau tidak memang seperti itu efeknya. Seadainya ada kebijakan yg tidak populer seperti mengundang bonek dan sakera apa gak tambah melambung nama Aremania??? Hehehe

Iku ae pendapat ayas, sepurane le ono salah…

Salam Satu Jiwa..

(dari milis Arema, oleh Zaldy Roesandiar (ZRS – MM)” <z.roesandiar@guentner.co.id>, yang suka berkomentar dari sudut pandang minoritas)

Iklan

3 pemikiran pada “Menyambut “Indonesia Damai”

  1. nuwus sam zaldy…
    pertanyaane umak kipa ilakes…
    kita memang harus “berpikir ulang” dan memikirkan banyak hal positif-negatifnya dr acara ini..

    tapi scra keseluruhan ayas ujutes pol, mugo2 ae osi gawe ajang silaturahmi suporter & wacana gawe ngereformasi PSSI

    S 1 J

  2. salam satu jiwa….kemaren ayas liat acara INDONESIA DAMAI yo masio telat…
    tp dari puluhan suporter sejawa bali yg AREMANIA undang ayas g ngliat satupun BONEK atau SAKERAMANIA….itu tanda bawa mereka cuma berani d kandang….
    apapun alasan BONEK n SAKERAMANIA yg g mau hadir ayas AREMANIA NAHELOP GARIS KERAS mengharamkan “PSSI,BONEK,SAKERAMANIA”menginjak BHOEMI AREMA…..maap lek ayas rodo keras…tp ayas ancen benci karo PSSI,BONEK,SAKERAMANIA….nuwus sam sak durunge…

  3. @ basir :
    dari info terakhir yg ayas dengar (dari Sam Lembet), panitia tetap mengundang perwakilan BONEK & SAKERA, masalah hadir / tidak hadirnya mereka, ayas kembalikan masalah ini sepenuhnya kepada panitia acara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s