Menegpora Andi Mallarangeng tampak kompak tertawa bersama Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, saat penyerahan Piala Presiden kepada tim Arema Indonesia sebagai juara Superliga 2009/10 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (6/6).

(foto: Zulfikar Aleksandri)
Indonesia tampaknya harus mengubur mimpi tampil di Piala Dunia melalui “jalan pintas” yakni menjadi tuan rumah. Proses bidding tuan rumah Piala Dunia dari Indonesia terancam dicoret FIFA. PSS pun harus kembali bekerja keras untuk lolos melalui cara yang lebih “jantan”, yakni meloloskan timnas Merah Putih melalui fase kualifikasi, mampukah?

Read more…
Dalam perkembangan sepakbola dunia yang semakin maju sekarang ini dimana pemikiran manusia yang semakin berkembang khususnya akan peningkatan kualitas sepakbola negerinya, saya pun terlecut untuk memberikan pemikiran dan ikut serta dalam memajukan sepakbola Indonesia yang sangat saya cintai. Hal pertama yang sangat saya cermati adalah KUALITAS. Mengapa kualitas begitu penting sekali? Itu karena segala aspek dalam sepakbola adalah tergantung kepada kualitas. Bila kualitas sepakbola negeri itu buruk maka perkembangan sepakbola negeri itu pun akan jalan di tempat. Kualitas menyangkut berbagai aspek. Read more…
Hukuman – hukuman yang menimpa Arema dan Aremania yang telah membuatku sedih setelah aku cermati malah membuatku tertawa terbahak – bahak. Setelah membandingkan begitu banyaknya hukuman yang lucu kepada Arema Aremania yang senantiasa tidak pernah sama neraca keadilannya dibanding hukuman terhadap tim lain.
1. Ketika Arema tersandung kasus, tidak sampai 12 jam hukuman langsung divonis, team lain pikir – pikir dulu sampai 5 hari (kasus Stadion Brawijaya, masalah ketidakadilan wasit yang disiarkan langsung oleh TV swasta).
Read more…
Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, dalam beberapa bulan ke depan sudah menghirup udara bebas alias keluar dari hotel prodeo. Dilihat dari kacamata positif, sedikit perubahan bagi dunia sepakbola kita dimana persepakbolaan tidak lagi dikendalikan dari balik terali besi. Negatifnya? Mungkin bisa rekan-rekan deskripsikan sendiri (sudah terlalu panjang kita mengulas dan membicarakan hal ini). Baru-baru ini, Nurdin Halid menulis sebuah opini bertema Piala Kemerdekaan -yang kita tahu semua Indonesia memenanginya dengan sebuah noda atas sebuah fair play di partai final menghadapi Libya-. Berikut tulisan selengkapnya seperti disadur dari situs resmi PSSI. Read more…
Assalamu’alaikum wr wb,
Bapak-bapak pengurus PSSI yang terhormat, maaf kalau terlalu to the point. Kenapa sih bapak-bapak sepertinya nampak pilih pilih kasih dalam membina persepakbolaan Indonesia? Karena setahu saya atas nama pribadi dan mungkin kawan2 yang sepaham dengan saya, PSSI sebagai wadah yang masih punya nurani dan benar – benar menjiwai keinginan mewakili dan menterjemahkan keinginan dan mimpi seluruh bangsa Indonesia, seharusnya segala macem aspirasi dan teriakan dari para penggila bola disikapi dengan dewasa, adil dan bijak. Read more…
Salam Satu Jiwa,
AREMA,, tragis benar nasibmu, disaat kita berada di puncak, lagi lagi kita, saya bilang kita karena Aremania juga ikut merasakan derita yang dirasakan oleh tim kesayangan kita, dikalahkan oleh kekuatan politik PSSI yang memang tidak menghendaki AREMA menjadi yang terbaik di kompetisi SUPERLIGA. Sebuah derita yang sebenarnya selalu kita rasakan setiap tahun disaat kita mengarungi kompetisi. Haruskah kita selalu berdiam diri dan selalu tunduk pada kekuatan induk persepakbolaan kita yang sudah tidak diakui oleh FIFA… Read more…
Komdis PSSI telah menjatuhkan hukuman secara resmi kepada punggawa singo edan yakni Kurnia Mega, kiper Arema Malang, ia dikenai skorsing dilarang tampil membela singo edan selam 12 bulan, ditambah lagi denda yang nominalnya pun tidak sedikit yakni Rp.50 juta dan manajer Arema Ekoyono Hartono ia dilarang aktif dalam persepak bolaan nasional dan denda sebesar Rp.30 Juta, wowww…..nilai yang sangat fantastik bagi dunia industri sepak bola di Indonesia. Read more…
Komentar Pembaca