Persik Kediri, Sepakbola Birokrasi, dan Bunuh Diri
Polemik penggunaan dana APBD bagi klub sepakbola (perserikatan) belum usai. Klub-klub plat merah masih saja (maaf) mengemis milyaran rupiah dana APBD yang seharusnya digunakan untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat. Entah uang itu nantinya benar-benar untuk mendanai klub, ataukah masuk kantong pribadi pengurus. Yang jelas, tidak pernah ada laporan keuangan yang dipublikasikan benar-benar akuntabel dari klub milik pemerintah. Jutaan hingga milyaran rupiah selalu menguap begitu saja dengan dalih hiburan rakyat, prestasi olahraga, atau kebanggaan daerah yang membuat suporter terbuai dan tidak peduli dengan hal ini.
Sepakbola Indonesia memang masih kental dengan aeoma birokrasi. 90 persen klub di Indonesia merupakan klub perserikatan (plat merah). Hanya sedikit klub sepakbola yang profesional, seperti Arema Malang dan Pelita Jaya.
Kemarin (Jumat 22/8) publik sepakbola geger ketika mendengar berita salah satu pengurus klub Persik Kediri berusaha bunuh diri. Diduga terkait masalah penyimpangan dana untuk Persik Kediri. Berikut ringkasan beritanya.
Pemkot Kediri geger. Bendahara sekaligus Asisten Manajer Persik Kediri Bidang Keuangan Suryadi ditemukan menggelepar di Sekretariat Persik Jl Diponegoro 7. Dia diduga bunuh diri dengan cara meminum cairan antinyamuk merek Baygon.
Lelaki 48 tahun itu pertama kali ditemukan tak sadarkan diri oleh staf sekretariat Persik sekitar pukul 03.00. Tubuhnya menggelepar di salah satu kamar.
Di kamar belakang sebelah timur secretariat Persik, tercium bau cairan tersebut yang menyengat. Di dekat kasur terdapat bekas cairan yang diduga muntahannya. Satu botol cairan antinyamuk merek Baygon kemasan satu liter ditemukan di sela spring bed dan lemari. Ada pula sandal dan kaus Suryadi yang masih tertinggal.
Suryadi terlibat di kepengurusan Persik sejak lama. Sejak Persik masih berada di level divisi III pada 1999. Sejak saat itu Suryadi terus jadi pengurus teras hingga saat ini. Dia merupakan kepercayaan Ketua Umum H Achmad Maschut. Khususnya yang terkait dengan urusan keuangan klub.
Keterlibatan Suryadi di sepak bola juga disebabkan kecintaannya pada olahraga ini. Suryadi adalah mantan pemain. Walaupun dia bukan pemain profesional. Lelaki kelahiran Nganjuk ini juga menjadi salah satu tokoh di balik fenomena kebangkitan Persik. Selain jadi pengurus, Suryadi adalah asisten manajer bagian keuangan. Dia pun pernah menjadi pejabat harian manajer tim. Tepatnya ketika Manajer Persik saat itu dipegang oleh Achmad Maschut.
Sementara di pemerintahan, karir Suryadi juga lumayan. Saat ini dia menjadi kepala sub bidang aparatur pemerintahan di Badan Pengawas Kota (Bawaskot) Kediri. Dia pindah ke Bawaskot saat terjadi mutasi di awal tahun ini. Sebelumnya, Suryadi adalah staf di bagian keuangan pemkot.
Sebelum ditemukan tak sadarkan diri, kemarin, Selasa (19/8) lalu Suryadi sempat menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati), Surabaya. Dia dimintai keterangan atas posisinya sebagai bendahara sekaligus asisten manajer bidang keuangan Persik. Keterangannya diperlukan terkait kasus pemindahan dana hibah poltek senilai Rp 4,2 miliar ke Persik.
Apakah pemeriksaan itu yang membuatnya tertekan? Polisi masih menyelidikinya. Jika benar, ini bakal menambah daftar pejabat pemkot yang nekat mengakhiri hidupnya dengan dugaan tekanan kasus. 4 Februari lalu, Edi Wijanarko, kasubbag perbendaharaan Bagian Keuangan Pemkot, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Sebelumnya, dia juga pernah diperiksa kejati terkait kasus dugaan penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan 2007.
Untuk diketahui, kejati saat ini sedang memeriksa kasus pemindahan dana hibah poltek untuk operasional Persik. Kasus itu terendus oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sejumlah pejabat sudah diperiksa.
Mereka adalah Direktur Poltek yang juga mantan Sekkota Muh. Zaini, Ketua Harian Persik yang juga mantan Ketua DPRD Antonius Rachman, Kabag Keuangan Pemkot Suprapto, Kabag Pembangunan Pemkot Budi Siswantoro, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Widodo, Kepala DKLH Rachno Irianto, dan Suryadi.
(sumber: Jawapos Radar Kediri)
Persik Kediri, meskipun tidak mempunyai sejarah besar di sepakbola Indonesia, pada enam tahun terakhir ini menjadi salah satu klub papan atas di Indonesia. Dengan suporter tidak sedikit, seharusnya klub ini bisa diarahkan menuju klub profesional. Ironisnya, pada Indonesia Super League (ISL) ini, gegap gempita Persikmania bisa jadi sebagai alat politik Maschut atau Iwan Budianto yang akan maju sebagai Cawawali Kediri 2009-2014.
Sayangnya, ketika beberapa klub sedang menuju ke arah profesional dengan membentuk PT (seperti Persija atau Sriwijaya FC), bahkan PKT Bontang, Pelita Jaya dan Arema Malang sudah murni profesional sebagai sebuah klub sepakbola, (pengurus) Persik masih berkubang di tempat kotor yang sudah usang.
Semoga langkah profesional Arema Malang, Pelita Jaya, dan PKT Bontang yang disusul PT Persija dan Sriwijaya FC juga diikuti oleh klub-klub lain, termasuk Persik Kediri, dan tidak ada lagi kasus percobaan bunuh diri Suryadi di klub-klub lain.
Jayalah Sepakbola Nasional
wah,terus akhire wong iku yoopo? ketam ta?
mangkane ta lah ojo polah2 hewag keud rakyat
yo ngono iku hasile
dasar wong kadit bek
malas utas awij ae
arema_bandung@plasa.com
Peringatan dini klub2 lain yang masih mengandalakan cucuran dana APBD dengan kedok ‘dana hibah’
Segeralah beralih menjadi klub professional…klub yg dapat menggali dana via tiket, merchandise, sponsor utama, dan sponsor pendukung.
APBD buat bangun infrastruktur desa sama gedung2 sekolah ker….bukan buat bayar kontrak pemain asing yg bawa devisa ke negaranya dia…..
Menurut ayas, bangkrutnya Persik karena terlalu banyak mengontrak pemain2 ‘bintang’
Apalagi ada pemain asing termahal kedua disana (el Loco)
Pengeluaran untuk gaji dan bonus pemain2 ‘bintang’ gak sebanding sama pendapatan klub (dr APBD). Mungkin sejak awal kompetisi sudah dihitung, namun banyak faktor X yg tidak diperhitungkan. NawaK2 tahu sendiri kompetisi ISL yang jadwalnya berantakan dan partai2 usiran akibat suporter Persik.
TIdak ada pendapatan dari tiket, ongkos akomodasi membengkak, APBD mungkin tiba2 dipotong buat pos Pilkada….gak heran manajernya mau bunuh diri….
sedih sekali sebenarnya,tapi memang pa yang mau di kata,tapi itulah ironi yang sebenarnya….selama persik masih mengemis APBD selama itu pula persik akan terus terlilit masalah demi masalah yang tiada henti,memang tdk ada gading yang tak retak,tapi cobalah persik belajar pada saudara tua,arema malang untuk bisa menjadi sebuah klub yang profesional,semua sudah di miliki persik,suporter yang fanatik,ekonomi yang mapan,organisasi yang solid,tapi mengapa persik masih mengemis APBD?????…..coba tanya pada hati nurani pengurus persik….apakah ada yang salah????
bunuh diri pilihan bodoh
“arema ANTI uang rakyat………! arema ANTI APBD, bapaknya PSSI aja BURON….! apalagi anaknya….! omongan yuli soemphil dalam dokumenter “THE CONDUCTOR” sudah TERBUKTI….!, sasarannya APA MASIH PERLU BELAJAR ATAU GAK USAH BELAJAR SAMA SEKALI tentang arti kata ANTI KORUPSI….! dan PROFESIONALITAS….!, persik kediri gak layak masuk ISL….!, sebuah tanda tanya BESAR selama ini pengurus PERSIK lupa nggarap PR apa males nggarap PR, lalu apa artinya JUARA LIGINA 2 KALI….? “hasil NGAMPLOP NURDIN HALID”, akankah terulang SEPAK BOLA GAJAH JAWA TIMURAN TERBARU era ISL…?, AMAT SANGAT BERSUKUR ayas menjadi kera NGALAM (AREMANIA) yang anti korupsi karena TIDAK TERBIASA MANJA (seperti masuk stadion dibayari APBD seperti saudara TUA arema) karena ayas bangga BONDO DHUWEK bukan BONDO NEKAT….!, hasilnya AREMA TETAP SURVIVE SAMPAI SEKARANG. alhamdulilah….. :)
sudahlah, biarkan mereka semua berkreasi…. MARIKITA TUNJUKAN KREASI ALA AREMA-AREMANIA DALAM MEMPERTAHANKAN HIDUP.
Pak Suryadi, tak dungakno ndang waras. Anda hanya korban keserakahan dan ambisi sekelompok oknum sepakbola di sana.
lambat laun mulai terasa dan terlihat bahwa klub2 yang mencoba menjadi profesional tanpa ada dukungan dari dana APBD mulai memijakkan kakinya lebih rapat di tanah persepakbolaan Indonesia..semoga dunia persepakbolaan Indonesia menjadi lebih maju kedepannya…salam satu jiwa aremania-klub tanpa APBD-AREMA MALANG…
sepakat!
mari upayakan klub indonesia mandiri, ga minta2 ama apbd
contohlah arema!
Yup, Dana APBD sesungguhnya adalah dana yang digunakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Bagaimana dengan kebijakan Pemkot Kediri coba anda renungkan dalam-dalam bahwasannya disebelah kita ada saudara kita yang tidak makan …. tapi disebelah sana ada orang yang berpesta pora dengan menghambur-hamburkan dananya hanya untuk kesenangan orang dan kelompok tertentu. Mari Kita tingkatkan keprofesionalitasan kita, lebih-lebih moral kita terhadap sesama. Sudah ada contoh yang bagus untuk dijadikan teladan dan Pioneer di Indonesia ini like this AREMA and Supporter AREMANIA. We Pride 4 U !!!
Stay support n Stay Grow Up guys !!!
lek dasare klub pengemis sampe’ mben yo isone mek ngemis tok….nyuwun dana pak……butuh dana pak……
Kemaren laga kandang Persema yang tiketnya dibayari Peni_S itu dibayar dengan kantong pribadi dia atau pakai APBD?
Kalau pake APBD, ditunggu aja azab yg kaya Persik…..
wes pemain bintang e ndang dibuang nang klub cilik koyok……… PERSELA LAWANG……..
hahahahaha……………..
peace……..
salam1jiwa_AREMA
Ayas nonton berita di Antv tadi pagi…
kabarnya Sriwijaya FC jg lagi terlilit hutang dan gaji pemain yang telat…kita liat perkembangannya nanti :D
pokoke AREMA is da bes
Arema ojo kenyeh.
Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersediaa plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://www.infogue.com
http://sepakbola.infogue.com/persik_kediri_sepakbola_birokrasi_dan_bunuh_diri
dasar uLah anak kemarèn s0rè!
bisanya cuman bikin rep0t.
dikit2 minta dikit2 minta
minta k0k teruuuusss !!!
KALIAN SAMPAH BAGI MASYARAKAT KEDIRI,G0 T0 HELL
Kasihan… (berasa ga pantes komen disini, di bawah komen2 keras di atas) :D
Aku anak Malang, ndukung Arema. Tapi bapakku yo Kediri. Ga bisa sekejam itu terhadap Persik meski Persik juga “tega” terhadap Aremania.
Kasihan Pak Suryadi. Betapa dia mencintai bola, tapi betapa tertekannya dia karena “cintanya” itu.
Aku sih berharap, semoga beliau cepat sembuh. ^^
Dari sejarah da kelihatan bahwa Singosari jatuh karena pengkhianatan KEDIRI!!!
…AREMA pernah jatuh jg karena pengkhianatan KEDIRI!!!…
Sekarang saatnya Tuhan memberikan pembalasan, bahwa tak selamanya Pengkhianatan itu Indah…!!!
AREMA bangkit seperti lahirnya Majapahit dan kalo tidak salah di sejarah tertulis KEDIRI :…Hancurrr…
siapa menyusul??? pabrik baygon masih buka…
f**k u all!!
yang namanya juara yah tetap juara..titik!! ga usah sirik napa…wakakakkaka
apa gunanya survive klo ga bisa juara…
W3kzzzzzzzzzzzzzz pruthhhh!!
Lebih baik bekerja dan belajar menjadi profesional.daripada jadi PENGEMIS.Ingat itu uang rakyat bung!!!
Sebelumnya maaf…buat Persik-kediri kalau gak kuat bayar pemain atau ikut liga super lebih baik anda mundur saja dan jual pemain2 bintangmu.
Ikut TARKAM aja di desaku…pasti kamu juara!he…he…
DARIPADA KORUPSI MENDING KAMU JUALAN TAHU SAJA.KEY?
malas utas awij!
AREMA NEVER DIE!
KORUPSI GO TO HELL!!!!
PENGEMIS,KORUPTOR = PERSIK KEDIRI
salam utas awij
Gusti Allah pokok’e Maha Adil,,,dulu Arema tersia2kan karena penghianatan oleh bos besar persik,,,tapi saat ini karma untuk mu persik kediri,,,emang enak,,,kasian deh lo!
makanya jangan makan uang rakyat,,,kasihan cah2 kediri,,,pokok e Arema never die
Delok en …. arek kediri mulai gak wani gawe kaos PERSIK-MANIA (mulai di gawe lap kaose ), huhehehehehehahahahahaa,…. delok en maneh rek syal e di delekno !
Mestine iwan,maschut,barnadi yo diperikso pisan. jangan meti dulu,biar iwan Dkk. juga kena. wong masih ngemis uang rakyat aja sok beli pemain mahal. ngomong ngomong merk racunnya apa,kok kurang kuat?…… he.he.he………
huhuhu…
ancen duwek sak iprit ae polah2 tuku bintang…
bukane ngenyek persik,tapi yokpo yo…
kudu sadar diri bosss…
marengene syal+kaos e podo didol kbeh gawe mbandani persik…
walah2 aremania….
jangan melihat orang lain, tapi lihatlah diri kalian sendiri..
masih suka anarkis aja kok menggurui orang lain…
apa nya yang harus dicontoh???
ini bukan soal arema yang tidak pake dana rakyat (kalo yang itu memang pantas dicontoh), tapi soal anarkisnya aremania yang layak diberi hukuman setimpal bahkan kalo perlu yang berat sekalian buat memberi contoh pada suporter yang lain agar tidak rusuh.
sekian
Ayo PERSIK MANIA gawe bumbu PECEL ae,…. !
Payah nek club pake uang rakyat, kediri kan banyak tahu, kan bisa club jualan tahu
arema kapan maen
kakean bacot thok podo’an..
kwkwkwkwkkww
Hei Pot,
ente iki goblog atau gak mau jadi pinter?
liat sejarah dan realita dul! Persik jadi gede karena MEMBAJAK Arema. Siapa itu Maschut dan menantunya si Iwan? Merekalah yang menjual harga diri demi uang dan jabatan.
Sebelum ente ngomong, ngaca dulu lah biar gak tambah malu…
tim karbitan ae berlagak keminter…
opo maneh suportere? isone nyonto karo komentar thok!!
yooooooo………didelok wae polahe tim-tim sing nggawe duwite taykar pemaine top top tapi gak kuat mbayar,sing apik yo mbina pemain muda dalam negeri,koyo to arema,sing bakal mengharumkan jenenge bangsa masa depan kan yo pemain muda muda kuwi to?mosok yo sing tuwek tuwek?bener po ra sam?
mampus persik………..!!!!!!!!!!
yo get,,,
sopo bodo le sik iso diBAJAK..
salah dewe gelem dibodohi..
kwkwkw
ancene telo gemblung..
hahahaha
Wis gak usah rame2, wong sak DUNIA wis ngerti lek PERSIK MANIA iku arek e gak onok sing pinter ! tapi sok pinter, and metesex2. gakmbois blasssst, odop karo kera XENOB, osine mek nyusahno wong liyo !
jancuux.. malang2 penghianat.. matamu…
dasar cucu ken arok! sang penipu ulung… gak tau juara sisan.. modaro ae cuxx..
salam perang! PERSIKMANIA UNIVERSITY OF JOGJA
salam damai wae wis…
kesel perang terus…ha ha
mikirne uripe dewe wae susah ko mikir liyan..
he he
salam…persikmania National University of Singapore
persik djancooookkkk
HAHAHAHAHAHAHAHAHA… Ayas nek moco komentare arek-arek PERSIKMANIA ndik endi-endi (Website-website suporter yang Lain) GAK ONOK SING BERKELAS BLAS !!!
.
KOMENTARE PERSIKMANIA GAK TAU SESUAI KARO PERMASALAHAN SING DI BAHAS.
.
Permalahan di atas adalah kenyataan yang harus kalian cermati dan harus kalian gunakan untuk meREFORMASI
HAHAHAHAHAHAHAHAHA… Ayas nek moco komentare arek-arek PERSIKMANIA ndik endi-endi (Website-website suporter yang Lain) GAK ONOK SING BERKELAS BLAS !!!
.
KOMENTARE AREK-AREK PERSIKMANIA GAK TAU SESUAI KARO PERMASALAHAN SING DI BAHAS.
.
Permasalahan di atas adalah kenyataan yang SEHARUSNYA kalian cermati dan harus kalian gunakan untuk meREFORMASI klub sepakbola kebanggaan kalian.
sembarang ae wes binun atu