Beranda > Arema, Sepakbola Nasional > Mengenal Wacana Go Public Arema

Mengenal Wacana Go Public Arema


AremaniaArtikel kiriman dari Sam Adhi Pradono, terkait artikel sebelumnya tentang permainan saham pada klub sepakbola profesional yang telah go public, semoga bermanfaat bagi PS Arema dan nawak-nawak Aremania.

IPO (Initial Public Offering) atau sering pula disebut Go Public adalah kegiatan penawaran saham atau Efek lainnya yang dilakukan oleh Emiten (perusahaan yang akan go public) untuk menjual saham atau Efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur oleh UU Pasar Modal dan Peraturan Pelaksanaannya.

A. Syarat-syarat sebuah perusahaan untuk Go-Public atau IPO (Initial Public Offering)
1) Perusahaan memiliki berbagai alternatif sumber pendanaan, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar perusahaan. Alternatif pendanaan dari dalam perusahaan, umumnya dengan menggunakan laba yang ditahan perusahaan. Sedangkan alternatif pendanaan dari luar perusahaan dapat berasal dari kreditur berupa hutang, pembiayaan bentuk lain atau dengan penerbitan surat-surat utang, maupun pendanaan yang bersifat penyertaan dalam bentuk saham (equity). Pendanaan melalui mekanisme penyertaan umumnya dilakukan dengan menjual saham perusahaan kepada masyarakat atau sering dikenal dengan go public

2) Untuk go publik, perusahaan perlu melakukan persiapan internal dan penyiapan dokumentasi sesuai dengan persyaratan untuk go publik atau penawaran umum, serta memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan BAPEPAM.

B. IPO mencakup kegiatan-kegiatan berikut:
1) Periode Pasar Perdana yaitu ketika Efek ditawarkan kepada pemodal oleh Penjamin Emisi melalui para Agen Penjual yang ditunjuk
2) Penjatahan Saham yaitu pengalokasian Efek pesanan para pemodal sesuai dengan jumlah Efek yang tersedia;
3) Pencatatan Efek di Bursa, yaitu saat Efek tersebut mulai diperdagangkan di Bursa.

C. Proses Penawaran Umum saham dapat dikelompokkan menjadi 4 tahapan berikut:
1) Tahap Persiapan
Tahapan ini merupakan tahapan awal dalam rangka mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan proses Penawaran Umum. Pada tahap yang paling awal perusahaan yang akan menerbitkan saham terlebih dahulu melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persetujuan para pemegang saham dalam rangka Penawaran Umum saham.

Setelah mendapat persetujuan, selanjutnya emiten melakukan penunjukan penjamin emisi serta lembaga dan profesi penunjang pasar yaitu:
a) Penjamin Emisi (underwriter). Merupakan pihak yang paling banyak keterlibatannya dalam membantu emiten dalam rangka penerbitan saham. Kegiatan yang dilakukan penjamin emisi antara lain: menyiapkan berbagai dokumen, membantu menyiapkan prospektus, dan memberikan penjaminan atas penerbitan.
b) Akuntan Publik (Auditor Independen). Bertugas melakukan audit atau pemeriksaan atas laporan keuangan calon emiten.
c) Penilai untuk melakukan penilaian terhadap aktiva tetap perusahaan dan menentukan nilai wajar dari aktiva tetap tersebut;
d) Konsultan Hukum untuk memberikan pendapat dari segi hukum (legal opinion).
e) Notaris untuk membuat akta-akta perubahan Anggaran Dasar, akta perjanjian-perjanjian dalam rangka penawaran umum dan juga notulen-notulen rapat.

2) Tahap Pengajuan Pernyataan Pendaftaran
Pada tahap ini, dilengkapi dengan dokumen-dokumen pendukung calon emiten menyampaikan pendaftaran kepada BAPEPAM-LK hingga BAPEPAM-LK menyatakan Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif.

3) Tahap Penawaran Saham
Tahapan ini merupakan tahapan utama, karena pada waktu inilah emiten menawarkan saham kepada masyarakat investor. Investor dapat membeli saham tersebut melalui agen-agen penjual yang telah ditunjuk. Masa Penawaran sekurang-kurangnya tiga hari kerja. Perlu diingat pula bahwa tidak seluruh keinginan investor terpenuhi dalam tahapan ini.

Misal, saham yang dilepas ke pasar perdana sebanyak 100 juta saham sementara yang ingin dibeli seluruh investor berjumlah 150 juta saham. Jika investor tidak mendapatkan saham pada pasar perdana, maka investor tersebut dapat membeli di pasar sekunder yaitu setelah saham dicatatkan di Bursa Efek.

4) Tahap Pencatatan saham di Bursa Efek
Setelah selesai penjualan saham di pasar perdana, selanjutnya saham tersebut dicatatkan di Bursa Efek Indonesia

D. Plus Minus suatu perusahaan untuk Go-Public
Plus:
(+) Proses suatu perusahaan untuk go public sebenarnya tidak sulit. Ketentuan yang berlaku memang mensyaratkan beberapa persyaratan untuk dapat menjadi perusahaan publik, namun pada dasarnya persyaratan-persyaratan tersebut bukanlah hal yang sulit untuk dipenuhi bahkan oleh perusahaan kecil sekalipun.

Syarat-syaratnya sbb:
1) Perseroan Terbatas (PT) yang telah beroperasi sekurang-kurangnya 12 bulan,
2) Memiliki Aktiva Bersih Berwujud sekurang-kurangnya Rp 5 miliar dengan laporan keuangan auditan tahun buku terakhir memperoleh opini ‘Wajar Tanpa Pengecualian’ dari akuntan publik yang terdaftar di BAPEPAM,
3) menjual sekurang-kurangnya 50 juta saham atau 35 persen dari jumlah saham yang diterbitkan (mana yang lebih kecil) dan jumlah pemegang saham publik sekurang-kurangnya 500 pihak, dapat menjadi perusahaan publik yang sahamnya diperdagangkan di BEI.

Minus:
(-) Berbagi Kepemilikan
Hal ini dapat diartikan bahwa prosentase kepemilikan akan berkurang. Banyak perusahaan yang hendak go publik merasa enggan karena khawatir akan kehilangan kontrol/kendali perusahaan. Sebenarnya hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena jumlah minimum saham yang dipersyaratkan untuk dijual kepada publik melalui proses Penawaran Umum (Initial Public Offering/IPO) tidak akan mengurangi kemampuan pemegang saham pendiri untuk tetap dapat mempertahankan kendali perusahaan.

(-) Mematuhi Peraturan Pasar Modal yang Berlaku
Pasar modal memang menerbitkan berbagai peraturan. Namun semua ketentuan tersebut pada dasarnya justru akan membantu perusahaan untuk dapat berkembang dengan cara yang baik di masa mendatang. Para pemegang saham, pendiri dan manajemen perusahaan tidak perlu khawatir dengan berbagai pemenuhan peraturan tersebut karena cukup banyak pihak profesional yang dapat dimanfaatkan jasanya untuk membantu.

Pada intinya bila Arema ingin menjadi klub pertama di Indonesia yg GO-Public/IPO, ada syarat2 yang harus dipenuhi. Yaitu mempunyai laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan dan diaudit rutin oleh akuntan publik independen. Arema juga wajib mematuhi peraturan pasar modal yang diregulasi oleh BAPEPAM.

Naik turunnya harga saham dipengaruhi oleh kinerja perusahaan tersebut(aspek fundamental). Jadi apabila Arema dapat berprestasi dan dapat menunjukkan kinerja keuangan yang profitable, kemungkinan besar pula harga saham dan nilai dari perusahaan tersebut akan naik pula.

Tim Arema LCA 2007

Maka dari itu apabila Aremania sebagai stockholder harus dapat menunjukkan komitmennya dalam mendukung klubnya. Harapannya yaitu timbul rasa sense of belonging yg dapat membatasi tindakan suporter ke arah anarkisme dan vandalisme. Keuntungan ganda lainnya bagi Aremania yaitu selain klubnya berprestasi, Aremania sendiri secara periodik dapat mendapatkan keuntungan (dividen) per lembar pemilikan saham. Dividen ini juga meningkat apabila kinerja dari Arema dari segi prestasi dan keuangan juga meningkat. Di sisi lain, Aremania sebagai stockholder klub Arema, mempunyai hak untuk memberikan voting terhadap kebijakan klub ke depan.

Menyongsong era Superliga ke depan, setiap klub diwajibkan memenuhi lima syarat, yakni sporting, infrastruktur, administrasi, legal dan keuangan. Syarat2 ini menjadi momok bagi klub2 di Indonesia yang sangat berat dipenuhi, terutama syarat keuangan.

Untuk segi keuangan, kita ketahui sendiri klub2 di Indonesia sebagian besar masih memakai uang rakyat (APBD) yg jelas2 tidak berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat. Apabila Arema dapat menjadi perusahaan Go-Public dan menjelma menjadi klub yang mandiri secara finansial dimana Aremania sebagai stockholder, InsyaAllah Arema akan menjadi ‘proyek percontohan’ klub2 lainnya.

Goal utamanya yaitu menciptakan iklim sepakbola yg profesional dan jauh dari anarkisme. Namun tidak lepas dari PSSI sebagai regulator yang juga harus berbenah diri dalam mendirikan platform hukum yang tegas dan berwibawa.

*) oleh Adhi Pradono, dirangkum dari berbagai sumber, (foto)

Pasang Banner Iklan & Promosi di Ongisnade.net

  1. kera siob
    3 Februari 2008 pukul 13:57 | #1

    rodok itreng titik xixixi. . nuwus ker penjelasane soal go publik. pokoke yokopo arema osi maju ayas seneng ae wes

  2. ronnie_nade
    3 Februari 2008 pukul 20:33 | #2

    Wah Sam Admin bener2 menyajikan yang terbaik deh buat kita2 Aremania Yang Kadit itreng blas tentang Saham jadi lebih ngerti …sedikit…demi…sedikit……Wes poko,e hal itu terbaik bagi kelangsungan hidup Arema maka Kami Aremania Selalu Mendukung Kebijakan Yang diambil Manajemen. Bravo Aremania……..Thenkk bonek nandi koen le…….ojo adoh2 lek dolan yo…nanti kesasar lho…….

  3. 3 Februari 2008 pukul 20:41 | #3

    @ kera siob :
    ayo ker bareng2 podo blajar ekonomi cek ngerti, atau tnya lgsng ke sam Onod, hehehe…

    @ ronnie_nade :
    iki artikel kiriman dari sam Onod, ayas yo suwun gawe sam Onod yg telah memberikan sedikit “pencerahan” ttg saham iki, ayas ngono ngertine mek komputer & internet, hehehe :D lek sam ronnie duwe artikel sing kipa ilakes monggo dikirim…

  4. 3 Februari 2008 pukul 22:18 | #4

    wah-wah-wah…mantabbb…
    ketoke Sam Onod iki juragan saham ker…hehehehe
    suwun buat infonya…

  5. singo kuthuk
    4 Februari 2008 pukul 00:22 | #5

    Sam artikel iki kan bertujuan gw arema dadi klub sing pure bisnis, trus neraca keuangan kan kudu transparan nang publik selama krg lbh 5 th terakhir, lah akuisisi tekan pihak bentoel kan sek sekitar 4 tahun, sadurunge iku perkiraanku neraca keuangan selalu defisit, tahun2 awal dicekel bentoel ga mungkin langsung saldone +. Nah selama 5 th terakhir kan neraca keuangan durung stabil, opo mungkin wacana iki bakal terealisasi dlm waktu dekat ?

  6. idub
    4 Februari 2008 pukul 03:58 | #6

    Reneb Sam opo omonge Sam Singo Kuthuk….. syarat utama adalah profitable utowo adanya keuntungan dari klub, untuk menarik investor membeli saham AREMA. Dan ini urusane murni (bojone Bandi) bisnis sing tujuane golek keuntungan. Dadi gak mek modal loyalitas dan kecintaan nang AREMA thok….:-)
    Tapi lek ndelok kondiisi sepakbola Indonesia saiki, wah koyoke abot Sam…. Keuntungan klub modern biasane diperoleh dari merchandise (seragam,syal, dll. sing ono logone klub harus ngasih fee ke klub), tiket penonton, sponsor, transfer pemain, siaran langsung, dll.
    dari merchandise, abot soale kesadaran masyarakat tentang hal ini dan hak cipta di Indonesia masih rendah. Barang resmi klub biasane lebih laham, timbang gak duwe mending nggawe dewe jare arek-arek cek harum. Dan iki gak iso ndik klub modern.
    Tiket….? lek masalah tiket syaluutttt buat AREMANIA sing mesthi mbayar lek nontok.
    Sponsor….? PSSI aneh, karena dibatasi nggak boleh peusahaan rokok soale wis nyeponsori PSSI. Padahal sing okeh ojire yo perusahaan rokok. Mboh yok opo ndik superliga mene.
    Siaran langsung….? koyo’e fee siaran langsung titik yo, soale wis disedot PSSI, soale kontrake karo PSSI. Tapi mboh maneh dink….
    Opo maneh yo….? oh ya, PSSI kudu luwih profesional. Lek sik koyo ngene, wis mati ae Sam…. mending ngimpi ae gak tangi-tangi.
    Yo mogo=mogo ae, ndang berubah dan AREMA bisa jadi pelopor klub profesiional ndik Indonesia… Lek IPO aku pesen sak lot ae yo Sam…. :-)

  7. ronnie_nade
    4 Februari 2008 pukul 05:03 | #7

    wah Sam Onod cocok gawe Menteri Ekonomi Republik Aremania.Kerr….Wacana Arema go public ??? Wah kadit itreng iki wis layak opo durung.Sing penting mau go public or tidak Aremania harus juara Superliga dhisik

  8. 4 Februari 2008 pukul 08:09 | #8

    wah… ternyata ayas juga masih harus banyak belajar… menarik untuk di bikin wacana, tapi lebih sipp kalau bisa di realisasikan. Bisa bisa AREMA jadi klub modern pertama di INDONESIA….

    Saya jadi ingat ( kalau ndak keliru ) bahwa 20 persen saham Manchester United ( apa Liverpool ya..? ) dikuasai oleh supporter… yang jelas kalau AREMA ada niat jual saham, sepertinya ayas mau bongkar celengan….. apais tahu isok melok ukut….

    AYO ! Buat nawak nawak AREMANIA sing pinter 2 koyok sam Onod iki… silahkan NGAKU ! dan berbagi ILMUNYA disini…..

    salam

  9. yudi
    4 Februari 2008 pukul 08:35 | #9

    mumet aku tapi rodo itreng 2 dikit ,…tapi mumet maneh …. sek sek rodo itreng manehh sekkk mumet maneh
    heheheheheheh

  10. 4 Februari 2008 pukul 10:18 | #10

    sek sam tak Ambek an……

  11. 4 Februari 2008 pukul 10:21 | #11

    reneb genomong e kera2….Saham..bagus utk Arema..itap e…PSSi Konsekwen disek sam..
    ojo mbatesi klub seng ndholek sponsor dewe…tiket…Aremania sak jagat ukut karcis….itap lian2 ne…tergantung konsekwenitas PSSI

  12. nade
    4 Februari 2008 pukul 11:55 | #12

    ayas yo itreng pendapate olob idub terutama soal hak tayang langsung utujes ilakes. lek osi dikuasai klub lak kane a. dadi urusane klub karo tv, pssi cm mengawasi.mangkane pssi iku kudu ngrungokno suarane suporter2 iki. kanyab sing bermanfaat ide2ne.

  13. alex
    4 Februari 2008 pukul 12:07 | #13

    saran buat match steward arema agar di super liga bs lebih tegas dan cepat antisipasi suporter yg brantem,mabuk,lempar2/masuk lap selama pertandingan, dan copet. kita jadikan ngalam barometer suporter indonesia. aremania kudu sangar tp harus tertib bro. kreatif yes, anarkis no way

  14. Onod32
    4 Februari 2008 pukul 12:22 | #14

    ditunggu komentarnya ‘thenk bonek’ yg kita rindukan … hehehehe

  15. yudi
    4 Februari 2008 pukul 13:57 | #15

    sek sam sek golek copy paste wakaakkaakkakakakakaka
    tunggu sek golek artikel ekonomi sing iso di copy paste

  16. Thenk BONEK (ga pake MANIA)
    4 Februari 2008 pukul 14:18 | #16

    kan artikelnya dono juga copy paste…….
    disitu juga disebutkan dari berbagai sumber…..

    mau bukti…????

    sek diluk…..

  17. yudi
    4 Februari 2008 pukul 14:45 | #17

    akhirnya muncul juga wakakakakakaka

  18. Thenk BONEK (ga pake MANIA)
    4 Februari 2008 pukul 16:04 | #18

    ihhh kangen ya cak….
    sini ciphok thithik…..

    hwekkk….
    nggilani cak…..
    mambu koen….
    kwkkwkwkwkw……

  19. yusuf ongis – AREMANIA ILAB
    4 Februari 2008 pukul 17:37 | #19

    Thenk BONEK (ga pake MANIA) koyoke wis mulai ngefans jadi AREMANIA kers, naisak ker ;)

    bajule lagi ngelungsungi dadi cecek :) , mangkane saiki kangen karo AREMANIA

    wis cek no kers di kudang ae kera iki terus di uncalno nang kali brantas :)

  20. 4 Februari 2008 pukul 20:17 | #20

    yup ayas emang nyadur dari berbagai sumber kok…tp paragraf2 terakhirnya emang saya yg ngarang…

    BTW kan kita sekolah/kuliah juga gitu kan misalnya dalam buat paper tugas…kita baca2, cari referensi di perpustakaan dan internet…trus kita gabung2 sehingga nyambung sama topik tugasnya…en di paragraf terakhir/halaman terkahir, kita buat komentar/kesimpulan kita sendiri…

  21. idub
    5 Februari 2008 pukul 10:05 | #21

    Iku lho Thenk…rungokno Sam Onod cerito… merangkum iku bedho karo copy paste….
    Tapi tenan Cak Thenk, suwn sak durunge…. Elek-elek’o ngono, sampeyan iso ngggawe Ongisnade.net lebih berwarna…..huahahaha…. :-)

    Tak dungakno….maslahe Persebaya ndang beres Cak… iso mlebu Super Liga taon ngarep…. :-)

  22. Thenk BONEK (ga pake MANIA)
    6 Februari 2008 pukul 15:42 | #22

    amin………

  23. 6 Februari 2008 pukul 16:38 | #23

    Oyi Cak Thenk…tak dungakno Persebaya ndang beres…
    ben iso ketemu Arema meneh…hehehehe…
    y’opo-y’opo Persebaya tetep musuh berat Arema…
    sejak dulu kalaaaaaaaa………soale gak asik lek gak ketemu Persebaya

  24. avoez
    6 Februari 2008 pukul 17:20 | #24

    Yah percuma go publik, klo blog nya ini isinya pke bahasa nenek moyang………

    Makanya jgn suka pada rusuh…, klo tertib kan enak diliatnya, penonton tambah banyak yg mau dateng, profit meningkat, pernah gak siy suporter2x itu mikir ke situ. Cipatakan lingkungan dan suasana pertandingan yg menarik, aman, nyaman, klo gitu kan orang2x jadi pada mau dateng…………,

  25. 6 Februari 2008 pukul 20:35 | #25

    @ avoez :
    bahasa nenek moyang? bukankah yg anda pakai (bhs indonesia & bhs indonesia campur aduk) itu jg bhs “nenek moyang”? bahasa inggris, arab, latin, atau jepang juga bhs nenek moyang (mereka)… tidak hanya kami, suporter Persija, Persib, PSMS, Sriwijaya, PSIS, Persiba, PSM, hingga Persipura pasti memakai dialek atau “bahasa nenek moyang” mereka… atau anda tidak punya klub/bukan suporter? hehehe….
    suporter selalu mikir ke situ Om Avoez, tapi mgkn terlalu panjang diceritakan di sini, mending anda baca dulu buletin terbaru kami, (kalau anda mengerti) maka anda akan tau bagaimana itu sepakbola di negeri ini…

  26. zipeno
    7 Februari 2008 pukul 19:13 | #26

    @ongis nade.net artikel ini sangat2 menarik dan bisa buat pembelajaran bagi nawak2 pembaca blog, saya harap artikel seperti ini bisa terus ter update dan menjadi sumber inspirasi bagi klub klub di seluruh indonesia.

    tapi sayang kalo PSSi masih saja tewur! artikel ini tidak akan banyak bermanfaat dan berjalan sesuai harpan nawak nawak.

    bos zoel tolong saya dikasi artikel BolaVaganza yg meliput AREMANIA edisi bulan desember 2007. please ya bos nuwusss…

  27. avoez
    8 Februari 2008 pukul 13:46 | #27

    @ongisnade.net
    Wahhhhh wahhhh….. ternyata elo gak ngerti ya yg gw maksud bahasa “nenek moyang elo”, ya apalagi bahasa jawa lah, klo mau go public, jgn pake bahasa yg dimngerti publik lo sendiri, nenek moyang arema, persia, persipura dll… yah beda lah,, klo sama ngak mungkin kita pnya adat istiadat yg berbeda-beda, gimana siy mikirnya, Pakai bahasa Indonesia itu bahasa nasional, orang sriwijaya, persija, persipura, psm, itu ngerti semua yg elo-elo omongin. ngerti kan maksd gw sekrng.

    Dari bahasa aja blm siap go public, gimana nantinya tuh…..

    Klo masalah club gw siy gak bakalan pilih club di indonesia, gw pilih tim Nasional Indonesia, klo masalah gw suka sama club di Indonesia, tergantung supporternya, klo supporternya gak rusuh gw bakalan suka sama tuh club, walaupun itu club mainnya cupu, gak masalah.

  28. 8 Februari 2008 pukul 19:06 | #28

    @ avoez :
    kalo “elo-elo” itu apa bukan bhs “nenek moyang”? ini kan bukan proposal skripsi atau proposan saham yg harus pakai bahasa nasional? ngarti kagak lo? :D

    anda pilih tim nasional? bagus tuh, nasionalis… tapi skdar untuk anda ketahui, semua timnas negara di dunia ini dibentuk dari pemain-pemain klub, baik lokal mapun asing (sepertinya anda sudah tau) oke?

  29. ZHUKRIZZ
    9 Februari 2008 pukul 07:26 | #29

    @thenk…….thenk lapo thenk golek golek??golek sempaq ta???
    sempaq gak iso di copy paste thenk…!!!!huahahahahahahahaha

    @avoes….mungkin yg dimaksud teman-teman disini adalah mengutamakan terlebih dahulu aremania yang berkeinginan untuk membeli saham, jadi rasa memilikinya yg sudah tebal ini jadi lebih tebal lagi,begitu bozz, bagaimanapun..terimakasih masukannya :)

  30. aremania_natayalk
    12 Februari 2008 pukul 10:56 | #30

    @ongisnade.net
    ternyata aremania memang suporter terbaik…uakeh buanget kera2 pinter ndek kene.
    aremania memang kudu terus berkreasi, munculkan seluruh potensi yang nawak2 anyup. ayas rasa sek kanyab nawak2 liyane seng pinter2 koyo sam onod. smua hanya untuk menajuan arema dan sepakbola nasional.

    @avoes
    (ayas sobak nggawe asahab seng bener, ben sedeb siji iki itreng..)
    memang maksud anda baik, tapi forum ini pada khususnya hanya bagi aremania di seluruh dunia. maksud kami menggunakan bahasa khas kami (yg lo kate bahasa nenek moyang kami) tidak lain agar kita dapat berkomunikasi dengan bebas, serasa ada di bumi Malang, bisa melepas rindu, dan bisa merasakan kesatuan jiwa kami dengan kawan-kawan seperjuangan para Aremania. karena banyak dari kami yang tidak bisa menggunakan bahasa khas kami itu di daerah kami sedang berdomisili sekarang.

    Forum ini sungguh merupakan media yang bagus bagi kami. karena forum ini pada khususnya hanya bagi kami para aremania (dan —pada umumnya— untuk seluruh suporter atau elemen lain yang ingin lebih mengenal arema-aremania dengan satu tujuan yaitu untuk kemajuan arema-aremania-dan sepakbola nasional) tidak mungkin kami tidak mengerti apa yang kita bahas, kalaupun ada elemen di luar kami yang tidak mengerti, saya yakin mas admin akan dengan senang hati menjelaskannya kapada anda.
    karena kami, AREMANIA, adalah kelompok yang selalu menyambut baik orang-orang seperti anda.
    terima kasih dan salam satu jiwa.

    ———–aremania_jember————

  31. O Ya
    19 Februari 2008 pukul 14:26 | #31

    Sobat AREMA…………..
    Dimana tempat membeli merhandise AREMA
    Pls help me to find out
    Karena anak -2 saya favorit dg team arema.
    Thanks a lot

    U Yahya
    Palembang

  32. 17 Agustus 2011 pukul 12:43 | #32

    berarti kalau arema siap go public, segala sesuatunya telah dipersiapkan… go arema!

  33. kampret
    16 November 2011 pukul 15:26 | #33

    jozz.. gandhos.., artikel sip tenan.., kapaan iso kelakon.., ngko tak mecah celengan gawe ukut titik-2 pokok katut.., muga-2 ndhang diterapno.., pi koyok-e kudhu dhandan-2 menejemen dhisik.., oh iyo ker koyok-e ono sing kliwatan dhek artikel (yg uka pingin eruh pisan) tentang penentuan nilai pari yo’opo carane? opo onok prosedur-2 yg harus dilewati? opo onok rumusan-2 yg bersifat baku?

  34. kampret
    16 November 2011 pukul 15:29 | #34

    nuwus and sepurane sing akeh, sak durunge.. mugo-2 ndhang kelaksanan

  35. 26 Mei 2013 pukul 08:27 | #35

    There are other companies who are involved in negotiating with your
    creditors to accept a lump sum payment. What Is Debt Consolidation?
    auto loan bad credit can be applied to paying down
    your student loans. Talk to your accountant and they may not
    even get approved to file bankruptcy, it is credit card debt and other types of loans.
    In auto loan bad credit fact, several loan institutions
    will offer a lower amount or simply just paying loaned amount without interest etc.

  36. Lou
    4 Agustus 2013 pukul 09:04 | #36

    Stores well in the refrigerator for several days. dieting
    help is one of the most important keys to remember!
    Here’s to the next for the vast majority of their lives only to find failure after failure and a growing sense of hopelessness and helplessness.

  37. 3 Maret 2014 pukul 11:00 | #37

    Have you ever thought about creating an e-book or guest authoring on other blogs?
    I have a blog based on the same topics you discuss and would love to have you share
    some stories/information. I know my visitors would
    value your work. If you’re even remotely interested,
    feel free to send me an e-mail.

  38. 5 Maret 2014 pukul 19:15 | #38

    Unquestionably believe that which you stated. Your favorite reason seemed to be on
    the internet the simplest thing to consider of.
    I say to you, I certainly get annoyed whilst people consider
    issues that they just do not recognize about.
    You controlled to hit the nail upon the highest and also outlined out the whole thing without having side-effects
    , other people could take a signal. Will likely be back to get more.
    Thank you

  39. 9 Maret 2014 pukul 04:06 | #39

    I believe everything said made a bunch of sense.
    However, think on this, suppose you were
    to create a killer headline? I am not saying your information is not solid, but
    suppose you added something that makes people desire more?
    I mean Mengenal Wacana Go Public Arema | Ongisnade is kinda
    plain. You might glance at Yahoo’s home page and watch how they create post
    headlines to grab people to open the links.

    You might add a related video or a related pic or two to
    get people interested about what you’ve written. Just
    my opinion, it would make your posts a little livelier.

  40. 15 Maret 2014 pukul 01:03 | #40

    I’m very happy to uncover this great site. I wanted to thank you
    for your time for this particularly wonderful read!! I definitely loved every little bit of it and I have you book marked to see new information on your
    blog.

  41. 23 Maret 2014 pukul 08:29 | #41

    Remarkable! Its genuinely remarkable post, I have got much clear
    idea on the topic of from this paragraph.

  42. 27 Maret 2014 pukul 20:05 | #42

    I know this if off topic but I’m looking into starting my own weblog and was curious what
    all is required to get set up? I’m assuming having a blog like yours would
    cost a pretty penny? I’m not very web savvy so I’m not 100% certain.

    Any suggestions or advice would be greatly appreciated. Thank you

  43. 29 Maret 2014 pukul 20:03 | #43

    Hey there, I think your blog might be having browser compatibility issues.

    When I look at your blog site in Firefox, it looks fine but when opening in Internet
    Explorer, it has some overlapping. I just wanted
    to give you a quick heads up! Other then that, very good blog!

  44. 1 April 2014 pukul 09:39 | #44

    Incredible plenty of excellent data.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 51 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: